KASUS MESIR, CINA, BARAT, AHMADIYAH, DEMOKRASI, DAN ISLAM POLITIK dalam Catatan Ringkas untuk Masalah yang Meluas

16 February 2011 at 16:01 Leave a comment

Akhir-akhir ini banyak peristiwa besar terjadi di tanah air dan luar negeri yang membuat saya menerima berbagai sms  memberi komentar atau menanyakan  pendapat saya tentang peristiwa tersebut. Berikut ini saya upload beberapa jawaban pada sms tersebut supaya diketahui pula oleh para pemerhati politik nasional yang sempat membaca blog ini.

Menjawab tentang lengsernya Mubarak saya jawab dengan sms sebagai berikut:

Catatan 1:

“Benarkah Mubarak jatuh karena TIDAK ADA DEMOKRASI DI MESIR? Salah! Dia terpilih sebagai Presiden melalui proses demokrasi, lengkap dengan perundang-undangan untuk itu. Seperti Pak Harto kan? Mereka itu justru JATUH karena KEBIJAKAN-KEBIJAKAN NASIONALNYA  TIDAK ISLAMI di tengah rakyat yang umumnya Muslim, lebih menguntungkan Minoritas (kelompok kecil) dan Asing. DEMOKRASI ITU MUDAH DIMANIPULASI (agar seseorang atau suatu partai memperoleh kemenangan besar). Mari UMAT WASPADA!. Ws”.

Terhadap sms itu ada respon balik, di antaranya bertanya bagaimana  pendapat saya tentang pengaruh kejadian di Mesir tersebut terhadap  Indonesia. Saya menjawab sebagai berikut:

Catatan 2:

“Rasanya kasus Mesir tidak akan menjalar ke Indonesia. Namun berbagai kemelut di negeri ini, termasuk kemiskinan-pengangguran yang tinggi, terkurasnya Sumber Daya Alam Indonesia, akhlak rusak,, dan terjadinya banyak konflik sosial akhir-akhir ini, sumber mendasarnya karena keliru memilih IDEOLOGI dalam berpolitik. Silahkan membuka artikel di blog saya untuk memahami solusi ideologisnya. Ws”

Dalam berbagai artikel saya jelaskan bahwa solusi mendasar untuk kemelut di negeri ini harusnya diarahkan agar umat segera sadar bahwa dalam pemilu mereka memilih Partai berAsas Islam sehingga terjadi perubahan karakter yang signifikan pada Kepemimpinan dan Kebijakan  Nasional mengarah perbaikan menyeluruh kondisi negeri ini. Seorang teman menanyakan bisakah memberi contoh Partai Islam mana yang jika berkuasa akan membawa kemajuan  besar bangsa Indonesia. Pada teman itu saya jawab:

Catatan 3:

“Semua Partai berAsas Islam itu secara formal terikat untuk berperilaku syar’i dalam kehidupan berbangsa-bernegara sehingga insyaAllah mendapat ridho-pertolongan Allah swt. Kita bersama  harus membuat mereka menjadi semakin ‘IDEAL’ karena Partai Sekuler yang selama ini hadir dan berkuasa ternyata banyak mengakibatkan kerusakan Islam dan umat. Ws”

Masih terkait dengan perlunya menguatkan Partai berAsas Islam sebagai cara memperbaiki kondisi bangsa Indonesia, seorang teman yang mengkaitkan itu dengan proses DEMOKRASI berkomentar. Dia menyatakan mengapa masih harus membuat-mendukung  Partai berAsas Islam dan lalu mengikuti proses demokrasi yang dinilai tidak sesuai  dengan ajaran Islam. ‘Cukuplah jika kita mendidik umat untuk meningkatkan keimanan’ tulisnya. Maka saya respon sebagai berikut:

Catatan 4:

“Parpol berAsas Islam itu manifestasi (realisasi) dari ‘HISBULLAH’ (partai Allah) yang tertera dalam surat al Maidah ayat 56, karena dalam kehidupan sosial-politik (manusia memang memiliki dimensi kehidupan itu) HARUSLAH DIBANGUN BANGUNAN KOKOH ISLAMI untuk menghadapi kaum Sekuler dan Kuffar. Tanpa Parpol berAsas Islam umat hanya bisa mengajar Ritual dan menasehati untuk berAkhlak baik tapi  NEGARANYA lalu dikelola oleh ORANG DENGAN CARA KAFIR (NON-ISLAM). Jika itu yang terjadi maka lama-lama umat bisa ‘hilang’ (terus terpinggirkan dan kian melemah). Ws”.

Seorang ustad rupanya belum faham dan menjawab bahwa dengan ritual yang baik, khususnya shalat berjamaah tiap subuh dan isya’ di mesjid maka otomatis nanti  semuanya akan menjadi beres. Pada ustad itu saya kirimkan sms sebagai berikut:

Catatan 5:

“Jangan lupa kehancuran Islam dan umat sering disebabkan karena dunia (POLITIK) dikuasai oleh Partai-Figur Sekuler yang membuat Kebijakan Nasional  membawa kerusakan aqidah-syariah, merugikan kepentingan umat, dan membesarkan orang lain dalam bidang ekonomi-budaya. Jika Ulama dan Ustad hanya mengajari Ritual dan Akhlak, umat tidak dididik tentang Islam Politik (dibiarkan umat menjadi Golput atau memilih Partai-Figur Sekuler dalam pemilu), maka kondisi Islam dan umat akan kian tersisih. Tidak ada dalil yang mengatakan bahwa otomatis semua akan beres jika ritualnya baik (lihat surat al Ma’un). Hal itu tidak berarti kita menomor-duakan Ritual, tapi dalam mengajar Islam jangan HANYA RITUAL-AKHLAKNYA belaka. Ws.”

Peristiwa konflik sosial terkait Ahmadiyah di Pandeglang juga membuat saya menerima sms dari beberapa Ulama dengan komentar yang bermacam-macam. Di antaranya ada yang menanyakan pendapat saya dan bahkan meminta saya menulis khusus tentang kasus itu. Kasus Pandeglang tersebut memang secara intens diberitakan oleh media masa nasional, yang umumnya bernuansa memojokkan umat, yang diantaranya dimuat tuntutan agar Menteri Agama diganti serta dibubarkannya Ormas Islam yang dituduh suka berbuat kerusuhan/kekerasan. Hanya ‘sedikit’ media yang beritanya seimbang, memuat  perlunya membubarkan Ahmadiyah yang menjadi sumber utama perselisihan-konflik sosial berkepanjangan tersebut. Saya jawab mereka  sebagai berikut:

Catatan 6:

“Banyak teman yang Ulama kirim sms tentang masalah Ahmadiyah. Mereka mengeluh mengapa PEMERINTAH TIDAK JUGA MEMBUBARKAN AHMADIYAH PADAHAL MENTERI AGAMA SURYADARMA ALI OKE, apalagi MUI, FUI, dll sudah dulu-dulu menyatakan bahwa Ahmadiyah itu sesat. Memang perlu diwaspadai ada skenario untuk memeliharanya agar umat Islam selalu sibuk dengan masalah itu dan tidak bisa kokoh-kuat. Kini kasus Pandeglang dipakai (lagi) oleh LSM SEKULER untuk memojokkan umat dan menteri agama. Solusinya (mendasar) kan mudah: ‘GERAKKAN UMAT ISLAM UNTUK MEMILIH PARTAI BERASAS ISLAM DALAM PEMILU!’ Ws.”

Catatan terakhir kali ini tentang sms teman yang mengomentari semaraknya Tahun Baru Imlek dengan menyatakan betapa hebat majunya Cina sekarang dalam bidang Poleksosbudhankam. Berbeda sekali dengan negara Saudi Arabia yang Islam. Adakah hubungannya dengan ajaran Kong Hu Cu? Untuk teman yang ini saya berikan jawaban sms sebagai berikut:

Catatan 7:

“Cina sekarang memang lagi banyak dikagumi, khususnya terkait masalah ekonomi. Mereka tampaknya menjadi ‘New Capitalist’ (setelah sekian lama berketat dengan ideologi Komunis) bermodalkan Sumber Daya Alamnya yang besar dan Managemen Negara yang ‘Baku’ (sesuai kaidah ilmu manajemen Negara yang baik). Tren itu persis seperti JEPANG era 1980-1990an yang juga dipuji-dikagumi. Tapi lihat nanti ujungnya, pasti akan terkendali Barat (adikuasa kapitalis). Jelas tidak ada hubungan dengan Kong Hu Cu maupun Budhisme. Saudi Arabia itu ‘kecil’ dalam SDM dan SDA. Justru NKRI lah yang ideal untuk ‘save the world by Islam’ (menyelamatkan kebobrokan dunia sekarang ini dengan menggunakan tuntunan Islam dalam pengelolaan bangsa-negara). Ws”

Demikianlah berbagai komunikasi saya yang terjadi dalam minggu-minggu ini menanggapi kasus besar di dalam dan luar negeri. Semoga bisa memberi arahan untuk melangkah ke depan yang bermanfaat bagi bangsa-negara dan dunia internasional. Silahkan di teruskan ke teman-teman lainnya, termasuk para pejabat negara.

Indonesia, 15 Februari 2011

Entry filed under: ekonomi, Internasional, Pemikiran, Politik, Sosial Budaya. Tags: , , , , , .

‘NASIONALISME’ ITU ORIENTASI POLITIK, BUKAN IDEOLOGI UNTUK MEMAJUKAN SEBUAH BANGSA Mari Berpikir Rasional Supaya Tidak Salah Langkah MAKNA OPERASIONAL ‘KEDAULATAN RAKYAT’ DALAM PERJUANGAN PENEGAKAN SYARIAT SOSIAL- KENEGARAAN ISLAM DI INDONESIA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


"tatkala mayoritas penduduk maju, maka minoritas terikut maju (TIDAK SEBALIKNYA), dan negara pun menjadi kokoh-kuat..."

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 43 other followers

Recent Posts

Archives

Calendar

February 2011
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28  

Stats

  • 70,110 hits

Feeds


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 43 other followers

%d bloggers like this: