MEMAHAMI PERTARUNGAN POLITIK PASCA ORDE BARU

Oleh Fuad Amsyari

 

Dlm perjalanan sejarah Indonesia terhitung dari  Pilpres 2019 baru lalu  dan berlanjut polemik politiknya sampai sekarang memang telah & sedang  terjadi bbrp kasus spesifik yg menarik unt dicermati, khususnya terkait pergolakan-perkembangan di kalangan Partai Asas Islam. Banyak yg blm faham dg awal kehadiran Partai Asas Islam di Indonesia setelah  jatuhnya kekuasaan Presiden Suharto yg di era kekuasaannya  mewajibkan semua partai politik hanya boleh berasas Pancasila.

Bgmn sejarah awal berdirinya  Partai Asas Islam yg ada saat ini? Bgmn pula Asas  Partai Politik yg lahir dari Ormas Islam besar NU & Muhammadiyah? Tulisan ini diharapkan bisa menambah khasanah tentang hal itu, dan bgmn pula  umat Islam seharusnya melangkah ke depan. (more…)

16 November 2019 at 19:15 Leave a comment

SOLUSI KEKALAHAN ISLAM DLM MEMIMPIN DUNIA PLURAL, Mencermati Kasus Indonesia yg Berpenduduk Besar (240 juta) & Mayoritasnya Muslim (87%)

Oleh Fuad Amsyari

Seorang teman japri ke saya suatu keluhan klasik tanpa solusi strategis-tehnis yg ujung2nya masalah TIDAK TERATASI. Aktifis Islam (A-Is) hrs bisa bergerak mengatasinya bukan? Japrinya sbb:

” Mengapa kita sulit bersatu,? Kalau kita pelajari hasil lemilu 1955 seandainya Masyumi, NU, PSII dan Perti bersatu dan sekarang hasil pemilu 2019, seandainya PKB, PAN, PKS, PPP bersatu bisa mengalahkan lawan lawannya.
Tahun 1955 bisa mengalahkan PNI dan PKI sedang tahun 2019 bisa mengalahkan PDIP, Golkar, Nasdem. Kenapa tidak mau bersatu?”

Nuansa japri itu klasik sekali, mengeluh & berharap umat bersatu. Apa makna bersatu? Mau semua lelaki shalat di mesjid, mengerjakan tahajud & dhuha tiap hari, semua mengaku muslim berpuasa Ramadhon, dll? Hrs Bersatu dlm hal apa? (more…)

8 October 2019 at 22:29 Leave a comment

Posting tentang “Mari Mengetuk Pintu Langit”

AWW, Saya sering dpt posting ajakan “Mari mengetuk pintu langit” yg dimaksud adalah shalat tahajud, atau ajaan berdoa “Semoga Alloh memberi kemenangan Islam di Indonesia dan menyelamatkan Indonesia n Pribumi”. Posting spt itu bahkan banyak muncul di WAG INTELEK MUSLIM YG RELATIF SDH DIKARUNIAI ALLAH HIDUP DUNIAWINYA MAPAN, spt KAHMI, ICMI.

Allah SWT memiliki hukum sebab-akibat yg disebut SUNNATULLAH. (more…)

8 October 2019 at 22:27 Leave a comment

MENGINGATKAN SEJAWAT USTADH/AH:

AWW, Jika dakwah Islam mengajak orang sebatas agar bertauhid, ritual, ahlaq mulia, dan amal sosial, mengabaikan ajakan untuk ber-Islam Politik maka umat Islam menjadi tdk faham kewajiban unt berPartai yg benar (bersama Hizbullah, partai penegak syariat Allah SWT), dan memilih Pemimpin Formal di dunia pluralnya (kampung-kampus, daerah, ngrinya) dengan benar pula. Apa yg lalu terjadi? Dunia plural umat Islam dikuasai Kafirin-Munafiqin musuh Islam, orang Islam terpapar lingkungan sosial rusak/non-Islami. Dengan lingkungan spt itu maka orang Islam mudah terjerumus ke perbuatan dosa, bahkan dirayu / didorong murtad. Apa muslimin tsb ke’suci’an Islamnya bisa bertahan? Mrk akan jadi jarang tahajud, dhuha, rawatib, puasa senin-kamis spt yg dianjurkan, bahkan sebaliknya akan meniru kafiriin-munafiqiin sibuk menumpuk harta lalu pesta2 berfoya-ria, berliburan ke tempat2 salah, mudah terjebak berbuat dosa/maksiat dll. Bukankah lalu efek dakwah bernasehat ritual & amal sosialnya bertahap tergerus habis jejaknya?

Itulah sebabnya Nabi mengajarkan Islam secara utuh/kaafah, berIslam Personal (ritual-ahlaq-amal sosial) & ber-Islam Politik (berpartai Hizbullah bukan partai Sekuler, memilih Pemimpin Formal di dunia pluralnya figur Mukmin cerdas pegiat/pejuang Islam penegak syariat tatkala mengurus warganya, bukan kafirin-munafiqi-dholimin-jahiliin).

Semoga para ustadh/ah tidak meninggalkan dakwah Islam Politik dlm aktifitas dakwahnya, tdk ketakutan dituduh radikal, tdk mempan disuap oleh musuh Islam, tdk khawatir kehilangan jamaah. Aamiin.

Ws

12 August 2019 at 11:33 Leave a comment

BERISLAM BELUMLAH UTUH/ KAFFAH TANPA BERISLAM POLITIK, Umat akan terjajah, Manusia akan Celaka.

Oleh Fuad Amsyari

AWW, Saat banyak kali menjadi jamaah shalat Jum’ah maupun mendengar pengajian di kampung / tv saya sangat prihatin krn umumnya khotbah-ceramah oleh Khotib / Penceramah / Kyai-Ustadnya dlm menjelaskan berislam berhenti ttg masalah ritual & ghoib, maksimal berhenti pd perlunya berakhlaq baik, beramal sosial berbagi rizki pd fakir-miskin-yatim, termasuk korban ternak saat Iedul Adha. Mungkin saya kurang perhatian penuh namun blm terdengar oleh saya isi khotbah Jum’ah atau pengajian umum yg menjelaskan kewajiban jama’ah agar mau berIslam Politik, spt bgmn cara memilih Partai Politik & Pemimpin Formal yg benar sesuai tuntunan Islam terkait kehidupan di dunia pluralnya, serta Kebijakan2 poleksosbudkumhankam yg syar’i saat mengelola masy plural. (more…)

12 August 2019 at 11:32 Leave a comment

EPISTEMOLOGI ISLAM

25 July 2019 at 18:04 Leave a comment

MENGAPA BERISLAM SKALA PERSONAL MASIH BELUM CUKUP

Oleh Fuad Amsyari

Berislam hanya berskala pribadi/personal spt bertauhid, melakukan  ritual, bekerja halal, dan berakhlaq baik tidak boleh gegabah menganggap bhw diri di dunia fana akan sukses dan di akherat masuk surga. Jangan lupa jika pribadi itu hidup di suatu Tatanan Sosial Plural yg rusak maka pribadi muslim tadi  akan terpapar berkelanjutan  upaya2 Pemurtadan & Ajakan  kedholiman yg tdk mustahil dapat terseret sehingga  akan banyak berbuat dosa, bahkan bisa2 jadi musyrik menyekutukan Allah atau malah murtad. Nah jika sdh terperosok begitu, menumpuk dosa, mana mungkin hidupnya akan  sukses  tenteram di dunia fana dan matinya masuk surga?

(more…)

22 July 2019 at 22:43 Leave a comment

Older Posts


"tatkala mayoritas penduduk maju, maka minoritas terikut maju (TIDAK SEBALIKNYA), dan negara pun menjadi kokoh-kuat..."

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 60 other followers

Recent Posts

Archives

Calendar

December 2019
M T W T F S S
« Nov    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Stats

  • 126,193 hits

Feeds