KAITAN ANTARA JILBAB DENGAN PERBAIKAN EKONOMI, PENDIDIKAN, KESEHATAN MASYARAKAT

3 June 2009 at 22:20 4 comments

Dalam tiga hari terakhir ini saya selalu mendapat sms dari orang yang berbeda yang mengomentari  berita di sebuah Majalah Mingguan ternama di Indonesia yang memuat hasil wawancara wartawannya dengan seorang Pimpinan Utama Partai Islam tentang Jilbab yang di kenakan isteri Capres-  Cawapres yang sedang bersaing dalam Pilpres bulan depan. Dalam sms itu disebutkan bahwa bahwa si Tokoh Partai Islam ditulis di majalah mingguan tersebut telah menyatakan sebagai berikut: “Apa kalau istrerinya berjilbab lalu masalah ekonomi selesai? Apa pendidikan, kesehatan jadi lebih baik? Soal selembar kain saja kok dirisaukan”. Karena saya kenal pada Tokoh Partai Islam tadi maka saya teruskan sms tersebut dengan sekaligus juga menanyakan apa betul begitu wawancaranya. Alhamdulillah beliau segera menjawab sms saya sebagai berikut: “Itu diplintir, lalu di-bumbu2in, di sms disebar…. Mereka tanya apakah Bu … (menulis nama isteri seorang Capres) pakai jilbab karena tekanan … (menulis nama partai Islamnya), saya jawab tidak. Lalu apakah motivasinya politis, untuk pilpres. Saya jawab tidak tahu, soal niyat tanya saja langsung, anda ini bagaimana, kata saya, orang tidak berjilbab dimasalahkan, sudah pakai jilbab dimasalahkan lagi. Soal kain selembar di atas kepala wanita anda ributkan, ini jawaban saya ke …..(menulis nama majalah mingguannya)…”. Komunikasi sms ke tokoh Partai Islam itu saya masih berlanjut tetapi sudah bersifat lain. Pada kasus ini saya tidak mempermasalahkan peristilahan jilbab dan selembar kain di kepala, karena memang yang dimaksudkan dengan selembar kain di kepala itu adalah jilbab. Saya lebih memfokus apakah memang ada kaitan antara jilbab dengan berbagai permasalahan politik, sosial, dan ekonomi bangsa pada umumnya.

Begitulah yang sedang terjadi akhir-akhir ini terkait jilbab dan pilpres, ditambah lagi dengan masalah perbaikan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat. Rasanya pembahasan seperti itu masih akan terus berlangsung sampai pilpres selesai, atau dengan kata lain akan ada berita–berita tentang jilbab dan pilpres tersebut karena kedua masalah itu memang memiliki makna yang berarti. Jilbab itu penting karena terkait dengan nilai ketaatan seorang muslimah terhadap ajaran berpakaian oleh tuntunan agamanya. Pilpres juga penting karena kegiatan itu akan menentukan siapa yang akan memimpin rakyat Indonesia yang begitu besar jumlahnya (sekitar 220 juta orang) pada masa lima tahun mendatang.

Bagi penduduk non-muslim atau muslim yang tidak peduli akan ajaran agamanya tentu tidak menjadi penting untuk apa memperdebatkan memakai jilbab atau tidak oleh Capres-Cawapres atau isterinya,  namun bagi umat Islam yang peduli syariat dalam beragama tentu akan menjadi amat penting untuk menilai apakah seorang muslimah itu berjilbab atau tidak, apalagi jika sedang menjadi Capres-Cawapres atau menjadi isterinya. Begitu pula tentang masalah pilpres, bagi rakyat Indonesia yang tidak peduli dengan proses pengelolaan bangsa-negara tentu akan acuh siapa yang menjadi presiden lima tahun mendatang nanti, namun bagi rakyat yang memiliki perhatian akan nasib bangsa-negara ke depan di mana hal itu akan amat ditentukan oleh kebijakan yang nantinya diambil oleh Presiden tentu menjadi amat penting untuk mengetahui dan memilih siapa gerangan orangnya, keluarga terdekatnya, dan berbagai aspek kepribadiannya.  Maka bila digabung kedua faktor di atas jadilah predikat amat penting sekali siapa gerangan calon presiden itu dan apakah memakai jilbab atau tidak isterinya. Oleh sebab itu mudah dimengerti dan  benar rasionalnya mengapa perdebatan atau polemik tentang jilbab dan pilpres bisa berlangsung berkelanjutan. Mari kini diperhatikan pula pembahasan  berikut yang menyangkut dengan masalah ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat yang disinggung dalam pemberitaan tadi.

Jika umat Islam di negeri ini ditanya tentang faktor apa yang menentukan kondisi ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat, rasanya semua akan sepakat bahwa bentuk kebijakan nasional yang akan diambil oleh Presiden adalah faktor yang amat menentukan. Tetapi jika pertanyaan itu diteruskan dengan lebih rinci, apakah bentuk kebijakan yang diambil oleh Presiden yang akan mampu membuat kondisi ekonomi, pendidikan, kesehatan masyarakat menjadi lebih baik itu terkait dengan ajaran agama Islam? Jawabnya bisa terpecah dua: 1). kelompok pertama akan menyatakan tidak ada hubungan kebijakan yang akan diambil Presiden dengan agama Islam yang dipeluk Presiden; dan  2). kelompok kedua akan menyatakan ada hubungan kebijakan nasional yang akan diambil Presiden dengan agama Islam yang dipeluknya  karena ajaran Islam itu juga memberi tuntunan bagi pemeluknya bagaimana seharusnya membuat kebijakan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat.  Terkait dua bentuk jawaban tersebut maka bagi golongan pertama tentu tidak akan mempermasalahkan apakah Capres-Cawapres atau isteri mereka itu berjilbab atau tidak, sedang bagi golongan kedua akan menjadi penting bahwa Capres-cawapres atau isteri mereka itu berjilbab karena dilihat dari teori statistik maka kemungkinan (probabilitas) Presiden terpilih akan membuat kebijakan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat yang sesuai dengan ajaran sosial-kenegaraan Islam (sehingga berhasil mensejahterakan rakyat) juga akan semakin besar. Kini menjadi lebih jelas mengapa masalah isteri Capres-Cawapres berjilbab atau tidak bermakna penting bagi muslim yang peduli akan syariat Islam. Diskusi di dalam perkara ini lalu menjadi berharga, bahkan amat berharga, sehingga rasanya akan selalu mengemuka di kalangan umat Islam Indonesia, yang merupakan mayoritas bangsa itu (sekitar 200 juta).

Indonesia, awal Juni 2009

Entry filed under: Pemikiran, Pemilu 2009, Politik, Syariat Islam. Tags: , , , , , , , , , , , .

ISU JILBAB DAN POSISI AGAMA DALAM PILPRES 2009 SPONTANEOUS RESPONSE TO PRESIDENT OBAMA’S SPEECH AT CAIRO UNIVERSITY, TODAY, JUNE 4, 2009 (With Wishes to Reach to the US President)

4 Comments Add your own

  • 1. Ervan Kardjani  |  5 June 2009 at 10:03

    Ass.Wr.Wb
    Blog anda bagus cak fuad ,anda kok jarang munsul di media islam sekarang.wass

  • 2. iRHoTeP  |  16 June 2009 at 16:47

    Kalo begitu kaitannya jilbab dengan kualiti kepemimpinan seseorang apa secara langsung? ini kan cuma menunjukkan kaitan kualiti kepemimpinan dengan pemahaman agamanya, khususnya Islam. Jangan ambil jalan pintas dong

    #iR#

  • 3. nova  |  15 July 2009 at 14:05

    Kemajuan ekonomi, pendidikan dan kesehatan yang dialami oleh setiap negara bukan ditentukan oleh minor atau mayoritasnya penduduk pemeluk agama tersebut juga bukan dari agama apa si pemimpin negara tersebut. Namun ditentukan dari kemampuan kenegarawan yang dimilikinya baik dari sisi intelektual, emosional dan pengamalan spiritualnya. Pertanyaannya adalah, apakah berdosa seorang pemimpin negara yang bukan dari kelompok mayoritas agama ? Karena yang diperjuangkan adalah kesejahteraan rakyat bukan kesejahteraan pribadi ataupun golongan tertentu.

  • 4. fuadamsyari  |  19 July 2009 at 14:46

    setiap cita-cita untuk memajukan kehidupan ekonomi, pendidikan dan lain-lain harus melalui metoda tertentu. bagi kita umat islam, keyakinannya hanya satu, bahwa metoda yang diajarkan oleh Allah swt adalah metoda yang mampu membawa kesejahteraan bidang tersebut tanpa polemik apakah seseorang itu negarawan atau tidak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


"tatkala mayoritas penduduk maju, maka minoritas terikut maju (TIDAK SEBALIKNYA), dan negara pun menjadi kokoh-kuat..."

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 47 other followers

Recent Posts

Archives

Calendar

June 2009
M T W T F S S
« May   Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Stats

  • 86,713 hits

Feeds


%d bloggers like this: