ISLAM POLITIK DALAM TWITTER

1 July 2013 at 17:20 Leave a comment

Mengamati perkembangan politik yang kian cepat terjadi di dalam maupun di luar negeri saya merasakan pentingnya twitter untuk memberi tanggapan/komentar. Keunggulan twitter antara lain mudah pembuatannya,  pesannya harus singkat, bisa ditujukan-dicopy untuk alamat tertentu, sehingga bisa dipakai merespon hal-hal yang baru terjadi/berlangsung. Pesan dalam twitter sering atau bahkan bisa menjangkau jaringan amat luas apalagi jika diretweet banyak followers.

Twitter saya siapkan dengan username: @f_amsyari setelah beberapa nama menggunakan ‘amsyari’ sudah ada yang memakainya. Twitter ini saya peruntukkan bukan untuk hal-hal personal seperti tentang kehidupan sehari-hari termasuk kebiasaan, hobi dll, namun saya fokuskan untuk menanggapi masalah politik dan keilmuan yang berkaitan dengan agama Islam. Silahkan twitter saya difollow untuk mengikuti pendapat saya dalam  berbagai permasalahan Politik-Sains Islam.

Blog saya yang ini tetap saya pakai untuk menguraikan hal yang memerlukan penjelasan panjang lebar, begitu pula media sms juga sering saya gunakan untuk menyampaikan pendapat yang memerlukan banyak kalimat.

Sebagai awal perkenalan twitter maka berikut ini saya sampaikan isinya sejak saya buka 17 Juni lalu. Untuk kemudahan memahaminya maka sebagian saya tulis dalam kalimat lengkap (tidak bentuk singkatan seperti dalam twitter yang hanya membolehkan sekitar 148 karakter).

  1. Alhamdulillah sdh dibuka Pengajian Politik Islam di Mesjid al Azhar, Jkt, (dimulai 16 Juni 2013) diselenggarakan tiap 2 minggu, Ahad  antara Dhuhur-Ashar.  Mari dicontoh ramai2.
  2. Materi Dasar Politik Islam: 1). Bgmn prosesnya spy Islam dapat MEMIMPIN NGR; 2). Bgmn mengelola ngr sesuai SYARIAT ISLAM. Mari dicermati
  3. Rep 18/6 hlm 8: “Islam for Indonesia”? Dalam Politik Islam hal itu bermakna PENERAPAN SYARIAT UNTUK MENGELOLA NKRI AKAN MEMBAWA KEJAYAAN NGR
  4. Kasus PKS tentang BBM menunjukkan keberadaan SETGAB perlu sgr direview.  DPR & PRESIDEN  dipilih rakyat. Biarkan keduanya jalan secara alamiah.
  5. Rep 19/6 “Indonesia Surganya Miras”. Bgmn bisa begitu? Miras merusak Moral Bangsa, apa dibiarkan? Hanya DPR-PRESIDEN YANG BISA ATASI (Saya copy ke twitter SBY)
  6. Pemilu itu ajang pembuktian dukungan, HALAL Syariat Kenegaraan Islam itu ada di dalam Q-H. Detailnya ada di blog saya (Tweet ini menjawab teman yang bertweet menanya bukankah pemilu itu tidak ada dalam Islam)
  7.  Non-Islam boleh mendukung Partai Islam karena Syariat Kenegaraan Islam akan menyejahterakan semua Rakyat. (Menjawab tweet teman yang menanya apakah non-Isam boleh memilih Partai Islam)
  8. Mengapa Umat mudah bertikai? Syria masih berdarah-darah, Turki memanas, Mesir mau dongkel Mursi. Mari bersatu dalam Politik Islam walau beda madzab.
  9. Legislator akan dikursus Wawasan Kebangsaan oleh Lemhannas? KEBANGSAAN ITU ORIENTASI POLITIK, BUKAN IDEOLOGI. Refer ke blog saya (ada artikel saya di blog itu yang khusus membahas wawasan kebangsaan)
  10. Polemik pencopotan menteri PKS tidaklah rasional karena yang berwenang untuk itu jelas, Presiden. Jika mereka tersebut terkait dengan dukungan SBY Capres maka tidak relevan dengan isu BBM naik.
  11. Mana rasionalnya BLSM yg diberikan hanya 3 bulan sesudah  BBM dinaikkan (kebutuhan hidup jadi kian mahal). Dalam Politik Islam diwajibkan memberi dana langsung pada rakyat faqir sampai bisa mandiri.
  12. Politik Islam itu benar, jelas substansinya, baik untuk bangsa, ‘feasible’. Tantangannya MAU/TIDAK. (Menjawab tweet yang meragukan manfaat Politik Islam)
  13. Silahkan dibaca tulisan Pak Yusril “Inilah Syariat yang kami Perjuangkan’ dan ’90 Menit bersama Yusril’ (Menjawab tweet menanyakan pendapat saya tentang visi Yusril terkait makna syariat Islam di dalam  twitternya).
  14. Ormas, lsm, profesi, kelompok seni-olahraga, arisan dll diatur Undang-Undang? Biar saja rakyat kumpul2 asal tidak merusak Tatanan Negara. (pada versi sms saya tambahkan bahwa UU itu seharusnya difokuskan pada permasalahan  menangkal Perusakan Ketertiban dan Peran Asing).
  15. Distribusi BLSM ruwet? Karena Pemerintah tidak punya program rutin menyantuni rakyat faqir yang membutuhkan subsidi tunai untuk kelangsungan hidup mereka seperti yang diajarkan Politik Islam
  16. The Case of Anti-Mursi Protesters indicates that SECULARISTS  at Moslem Countries neglect the value of Democracy.

Indonesia akhir Juni 2013

Entry filed under: Pemikiran, Politik. Tags: .

PEMBANGUNAN NASIONAL UNTUK SUMBER DAYA MANUSIA SNAPSHOT ISLAM POLITIK DI BULAN RAMADHAN @f_amsyari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


"tatkala mayoritas penduduk maju, maka minoritas terikut maju (TIDAK SEBALIKNYA), dan negara pun menjadi kokoh-kuat..."

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 47 other followers

Recent Posts

Archives

Calendar

July 2013
M T W T F S S
« May   Aug »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Stats

  • 86,658 hits

Feeds


%d bloggers like this: