BUNGA RAMPAI PERDEBATAN ISLAM POLITIK

13 August 2013 at 19:40 Leave a comment

Berikut ini kembali saya upload respon dalam twitter saya @f_amsyari menanggapi bermacam pendapat terkait politik nasional-internasional terbaru.

Menjawab tweet bahwa jatuhnya Mursi di Mesir memperkuat alasan bahwa demokrasi itu haram dilakukan umat Islam (lihat artikel saya di blog ini berjudul “Demokrasi atau Revolusi?….”).
@malakmalakmal @bungachda “Jatuhnya Mursi tidak membuat demokrasi jadi haram, tapi umat harus kian siap dengan langkah2 preventifnya”.

Menjawab tweet yang bernada bahwa pemilih oke saja menerima uang dari peserta pemilu tapi dia tidak mencoblos si pemberi uang itu
@helmikamaruddin @pbb2014 “Ambil uangnya ‘money politic’ tapi tidak mencoblos orangnya berarti melakukan 2 kesalahan: IKUT PROSES SUAP dan TIDK AMANAH” (keduanya dilarang dalam ajaran Islam)

Menjawab tweet bahwa kriteria Presiden RI dari 2 orang tokoh nasional (disebut namanya) cocok untuk seorang figur tertentu (disebut juga namanya)
@pbb2014 @zikrinews “Kriteria Q-H (Qur’an dan Hadits) untuk Presiden: adalah: BERIMAN DENGAN BENAR (indikatornya: Shalat, berZakat, Taat Syariat, Jihad), CERDAS, dan BERAKHLAK”

Menjawab tweet bahwa Islam itu ‘oplosan dari sononya’
@ssirah “Al Qur’an itu dari dulu kala sampai sekarang ya begitu itu, tetap terjaga kemurniannya” (hati2, tidak ada oplos mengoplos)

Menjawab berita Jawa Pos bahwa Habibie menyatakan konflik di dunia itu tidak ada hubungannya dengan agama karena agama itu usianya relatif baru dibandingkan sejarah kehadiran manusia dengan konfliknya yang sudah berlangsung lama, sejak sekitar 2 juta tahun lalu.
“Konflik di dunia (masa kini) umumnya karena berebut berkuasa untuk menerapkan ideologi. Agama Islam punya ideologi yang BEDA BENAR DENGAN SEKULER”

“SIKSA KUBUR YANG DIABAIKAN” judul ceramah subuh di Mesjid Akbar Surabaya (yang diberikan ke saya di bulan Ramadhan) mengingatkan umat akan siksa itu terjadi seketika sesudah ‘dikuburkan’ jika semasa hidupnya MENGABAIKAN SYARIAT”

“Perilaku jahat/salah, keluar dari tuntunan Allah SWT, akan berdampak buruk, tidak hanya di AKHERAT tapi juga menimpa di DUNIA ini”

“Dampak buruk di AKHERAT tidak hanya sesudah kiamat (yang datangnya bisa masih ribuan tahun lagi) tapi menimpa seketika sesudah mati dalam bentuk SIKSA KUBUR”

“Dampak buruk di DUNIA tidak harus berupa materi (misalnya jatuh miskin) tapi bisa berbentuk KEMALANGAN, KESEHATAN, KEGELISAHAN, KEHARMONISAN, KETURUNAN”

“Siksa kubur membuat si mati menjerit-jerit dilanda kengerian luar biasa sepanjang masa (bisa ribuan tahun) sampai saat kiamat datang (lalu manusia diproses di padang makhsar)

Menjawab tweet bahwa membangun bangsa tidak bisa dengan puisi indah namun harus dengan kesungguhan dan pengorbanan.
@pramonoanung @SBYudhoyono “Kesungguhan & Pengorbanan TIDAK CUKUP, HARUS DENGAN METODA YANG BENAR, BUKAN SEKULARISTIK. @pbb2014”

@pbb2014 “Misi KEKUASAAN itu tidak sekedar memberi MAKAN & RASA AMAN rakyat, tapi yang lebih primer adalah membuat rakyat TAAT AJARAN ALLAH” (supaya proporsional menempatkan diri sebagai makhluk sehingga tercapai kesejahetraan dunia secara hakiki-menyeluruh serta selamat dalam kehidupan akherat)

Menjawab anjuran Presiden yang dimuat di media bahwa harus meningkatkan toleransi dalam menghadapi perbedaan/keberagaman
@SBYudhoyono “KEBERAGAMAN ITU ALAMI, perbedaan yang mendasar/hakiki itu tentang ideologi, yang solusinya: PEMILU JURDIL. Sayangnya SEKULARIS sering curang. a.l. kalah lalu kudeta”

Menjawab berita di media tentang antusiasme banyak ‘tokoh’ untuk menjadi Presiden dan DPR dalam masa menjelang 2014
“Ambisi menjadi Presiden-DPR harus disertai pemahaman KONSEP MEMBANGUN BANGSA SESUAI DENGAN TUNTUNAN TUHAN atau dia akan malah mendatangkan kerusakan” (lihat al Qur’an surat al Baqarah ayat 11)

“Pemerintah yang baik adalah jika BERANI MEMBERI GAJI-FASILITAS SEDERHANA PADA PEMEGANG JABATAN POLITIK, MENYURUH MEREKA HIDUP SEPERTI RAKYAT UMUM YANG DIPIMPINNYA.”

“Pemerintah yang baik adalah jika BERANI ‘MENGAMBIL’ HARTA DARI SI KAYA lalu ‘MEMBERI’ KEBUTUHAN HIDUP PADA SI MISKIN SECARA ADIL, tidak malah memperkaya yang sudah kaya-raya” (dan akhirnya membuat terkurasnya sumber daya alam negeri, exploitasi sumber daya manusia, serta lingkungan jadi rusak-tercemar)

Menjawab tweet bernada pesan bahwa Islam itu akan menang, tidak perlu dikhawatiri. Justru diri pribadi yang meninggalkan Islam akan celaka. Pesan seperti ini bisa disalahfahami dan membuat kehilangan ghirrah menjadi pejuang Islam. Saya jawab sebagai berikut:
@tafaqquhonline “Islam ‘menang’ itu TIDAK MENAFIKAN KEMUNGKINAN MUSNAHNYA ISLAM DI NKRI DISERTAI KEHANCURAN UMATNYA karena meninggalkan Islam dalam berbangsa-bernegara”.

“Pertarungan pemenangan Ideologi Islam vs Sekuler berlangsung di DALAM NEGERI MUSLIM, tidak antara Ngri Muslim vs Ngri Sekuler (seperti jaman Rasulullah dan Khulafaur Rasyidiin). Ironis!”

“Causalitasnya: IDEOLOGI SEKULER SUDAH MASUK KE NURANI UMAT.karena keimanan umat tidak/kurang ditanami ISLAM POLITIK oleh Ulama dan Muballighnya”.

Saya tutup rangkuman ini dengan tweet saya:

“Selamat Iedul Fithrie 1434H, Minal Aidin wal Faizin, Mohon Maaf Lahir Bathin. Semoga Allah SWT menerima ibadah puasa kita. Amien”

“Khotbah Ied tahun ini saya upload di blog ‘fuadamsyari.wordpress.com’ , membahas tentang JIHAD sebagai indikator IMAN, SEKULARISME akar konflik muslim”

Semoga bermanfaat,

Indonesia awal Syawal 1434H

Entry filed under: Pemikiran, Politik, Syariat Islam, Tweet. Tags: , , , .

HAKEKAT FITHRAH ADALAH BERIMAN DENGAN BENAR DAN BERISLAM SECARA UTUH: RITUAL, SOSIAL, POLITIK (Khotbah Iedul Fithrie 1434H/2013M) BERKORBAN UNTUK KEMULIAAN ISLAM, UMAT, DAN PERADABAN MANUSIA*) Fuad Amsyari, dr, MPH, PhD Ketua Badan Kehormatan Pusat (BKP) Partai Bulan Bintang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


"tatkala mayoritas penduduk maju, maka minoritas terikut maju (TIDAK SEBALIKNYA), dan negara pun menjadi kokoh-kuat..."

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 47 other followers

Recent Posts

Archives

Calendar

August 2013
M T W T F S S
« Jul   Oct »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Stats

  • 86,713 hits

Feeds


%d bloggers like this: