“SEHARIAN ISLAM”, SARI KHOTBAH IED SAYA DI LAPANGAN BRONDONG LAMONGAN. (Dengan sekitar 15 ribu jamaah)

26 June 2017 at 10:19 Leave a comment

  1. Pesan utama dlm memaknai Iedul Fithrie adalah unt MEMPERBAIKI-MENYEMPURNAKAN KEISLAMAN UMAT. Kembali ke Fithrah berarti kembali ke Islam yg benar.
  2. Bgmn Allah SWT secara bertahap mengajar manusia unt menjadi muslim dg benar dpt diketahui dari Proses Urutan isi Wahyu yg diturunkan  berturut2 via Rasulullah sbb:
  3. Berislam itu hrs mulai dg KEIMANAN pd Allah SWT yg khas sifat2Nya (ingat bhw Wahyu pertama yg  turun itu  mengenalkn identitas tuhan yg hrs diimani manusia. Pd saat wahyu pertama turun tsb masy Mekah SDH PUNYA BANYAK BERMACAM2 TUHAN). Maka berislam yg benar HRS DIMULAI DG KEIMANAN YG BENAR, yi HANYA KEPADA ALLAH SWT.
  4. Wahyu2 berikutnya yg turun pd Nabi secara berturut2 selama 10th berisi 1). Ciri2 bgmn keimanan pd Allah SWt secara utuh & kokoh   (TDK DIBENARKAN  TERPENGARUH PLURALISME, HANYA BERPURA PURA BERIMAN / MUNAFIK, HANYA PERCAYA ADA TUHAN TAPI MENOLAK TUNTUNANNYA SPT IBLIS):  dan 2). Tuntunan berakhlaq yg mulia. Maka kewajiban utama umt Islam sesudh beriman dg benar HRS BERPERILAKU YG BAIK. ORANG ISLAM WAJIB BERAKHLAQ MULIA.
  5. Sesudah 10 tahun dpt wahyu ttg keimanan & akhlaq mulia barulah turun perintah untuk menjalankan Shalat (dlm peristiwa Isra’ Mi’raj). Artinya kewajiban berislam setelah BERIMAN YG BENAR, BERAKHLAQ MULIA (a.l jujur, amanah, menyebarkn Islam dg santun, tdk khianat, tdk  korupsi, tdk jahat dll), maka umat Islam hrs melakukan RITUAL ISLAM YG BENAR (menyembah tuhan tdk dg cara  mengira2 sendiri tapi hrs sesuai yg diajarkan Nabi berdasar Hadits shohih, tdk terjebak hadits2  palsu shg cara  beritualnya aneh2,  berlebihan).
  6. Tahun berikutnya sesudah itu lalu turun wahyu memerintahkan Nabi berhijrah ke Madinah, menggalang kekuatan politik Islam sampai MEMENANGKAN ISLAM DLM KEPEMIMPINAN DI MASY PLURAL/BHINEKA. NABI menjadi Kepala Negara sampai sktr 10tahun. Hal ini jelas menunjukkan bhw berislam yg benar itu mengandung kewajiban BERIMAN DG KOKOH HANYA PD ALLAH SWT, BERAKHLAQ BAIK, MELAKUKAN RITUAL/IBADAH MAHDHAH, UJUNGNYA  UMAT ISLAM WAJIB BERPOLITIK UNT MENJADI PEMIMPIN DLM MASY MAJEMUK (tdk pasif membiarkan masy majemuknya dipimpin secara formal oleh orang lain. Disinilah hakekat makna  turunnya ayat2 politilk dlm al Qur’an, termasuk surat al Maidah 51)
  7. Islam itu mengajak pd kebenaran, kebaikan, keadilan, kedamaian dlm membangun masy plural. Islam tdk boleh membiarkan kedholiman, kecurangan, eksploitasi dlm masy majemuknya yg bisa saja dilakukan oleh orang Islam sendiri (muslim munafik, muslim tdk taat syariat), maupun Non-Muslim/ Kafirin. Islam mengajarkan untuk mengatasi musuh2 Islam setara cara2 yg dilakukn oleh musuh Islam thd umat Islam (Qs02:194)
  8. KH MA’RUF AMIN, Ketua MUI, meminta umat Islam mewapadai kelompok RADIKAL SEKULER yg melakukan aksi2/ tindakan2 anarkhis/permusuhan pd Umat dan Ulama Islam. Kelompok Radikal Sekuler itulah yg sesungguhnya mengancam kedamaian &  keutuhan NKRI
  9. Umat Islam tdk boleh berislam terjebak pd aktifitas Ritual berlebihan,  apalagi yg tdk dituntun oleh Hadits shohih. Hidup didunia ini hrs dijalani secara proporsional, yg menuntut umat Islam untuk menguatkan diri selain memahami Wahyu (al Qur’an & Hadits Shohh) juga hrs meningkatkan  kemampuan dlm Sain,Teknologi, dan menejemen untuk menghadapi tantangan2 di era modern dan terbuka saat ini. Umat Islam tdk boleh  bersikap jumud/stagnan,  terjebak pd penguatan  perilaku2 ritual yg egoistik berharap sorga  namun ringkih  imannya, rusak akhlaqnya,  lemah pemahaman sunnatullah dunianya  (lemah kemampuan Sains teknologinya), rendah kemampuan menejemennya,  sehingga menjadi lemah daya saingnya  dlm pertarungan  politik di masyarakat  pluralnya
  10. Mari SEHARIAN ISLAM, apapun yg kita kerjakan dlm seharian dari detik ke detik, sedang di rumah, di kantor, di pasar, di perusahaan, di rumah sakit, sedang bisnis, mengajar-belajar, rapat, membuat undang2-peraturan, mengetok palu menetapkan vonis, mengobati-berobat, dll kita hrs selalu melakukannya sesuai tuntunan Allah SWT, sesuai tuntunan Islam. Mari berislam tdk hanya saat shalat fardhu, tahajud, umrah-haji, hanya sewaktu di mesjid/mushalla.

Semoga kita selalu dlm ridho Allah SWT.

 Ws Fuad Amsyari

 

Advertisements

Entry filed under: khotbah, Pemikiran. Tags: , , , , .

Hizbullah, Partai Islam, Instrumen Nabi Untuk Menjadikan Islam Memimpin Negara Sari Materi: “KEPEMIMPINAN NASIONAL & MASA DEPAN UMAT ISLAM”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


"tatkala mayoritas penduduk maju, maka minoritas terikut maju (TIDAK SEBALIKNYA), dan negara pun menjadi kokoh-kuat..."

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 50 other followers

Recent Posts

Archives

Calendar

June 2017
M T W T F S S
« May   Jul »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Stats

  • 94,402 hits

Feeds


%d bloggers like this: