Archive for 22 March 2018

PAHALA, ITUKAH YANG DICARI DALAM BERISLAM?

Oleh: Fuad Amsyari

Ada teman yg senangnya posting tentang pahala & pahala. Mengerjakan shalat sunnah ini dpt pahala, puasa sunnah itu mendpt pahala, minum tangan kanan dpt pahala, tdk meniup walau minumannya panas dpt lagi pahala, baca basmalah sebelum meneguk mendulang pahala, tdk agresif minumnya menerima lagi pahala, pahala, dst dst.

Saya lalu sering berfikir ttg PAHALA2 & DOSA2 YG DITIMBUN UMAT INI.

Betapa sulitnya mengukur jumlah pahala yg sdh dikumpulkan, kadang merasa sdh punya bergudang ternyata hanya selumbung doang, yg sgr lenyap dimakan dosa krn mengerjakan ritual yg tdk diperintah Nabi alias berbid’ah dhalalah.

Sebaiknya hidup ini tdk berorientasi ngumpulin/mengejar2 pahala yg tdk bisa diverifikasi kuantitas & kualitasnya. Kita serahkan saja besarnya pahala yg sdh didapat itu ke Allah SWT, sedangkan keseharian hidup ini hrsnya lebih berorientasi TERUS BERGERAK MELAKUKAN KEBAIKAN2 YG NYATA & PROPORSIONAL. Apa itu? Jelas harus mengerjakan RITUAL, a.l shalat, namun yg sewajarnya saja, SESUAI SYARIAT, tdk berlebihan sehingga menjadi bid’ah karena tidak diperintahkan Nabi.  Selain beritual yg tdk memakan waktu berkepanjangan itu umat hrs terus memperbaiki AKHLAQnya, kapanpun-dimanapun-sedang mengerjakan apapun. Juga tidak boleh lupa unt BANYAK2 MENOLONG ORANG dlm berbagai hal, walau hanya sesuatu yg sederhana. Di luar itu semua TIAP MUSLIM sekali-kali tidak boleh lupa untuk melakukan perbuatan yg bernilai sangat2 tinggi di sisi Allah, yg bisa membuat kita disebut sbg ORANG BERIMAN, BUKAN SEKEDAR BERISLAM, membuat diri ini berpeluang mendpt SURGA. Aktifitas apa itu? Aktifitas mengerjakan JIHAD FIE SABILILILLAH, menyebarkan-membela Islam melalui aktifitas DAKWAH & SIYASAH/ISLAM POLITIK.  Dengan DAKWAH/BERNASEHAT   bisa diajak orang per orang ke jalan yg benar & semakin benar dlm berIslam. Dg SIYASAH/ISLAM POLITIK, /(menjadikan Islam  memimpin dunia plural/majemuk) maka masy sebagai satu satuan sosial  bisa diajak secara  berbondong2  kepada hidup yg benar, yaitu jalan Islam.

Begitulah seharusnya hidup seorang muslim, rasional-obyektif-efisien-efektif, tidak berkhayal, penuh mimpi atau sebaliknya hanya mengejar ngejar harta & kemegahan-kenyamanan duniawi belaka. Semoga Allah SWT merahmati. Amien.

Wassalam

Fuad Amsyari

Advertisements

22 March 2018 at 17:59 Leave a comment


"tatkala mayoritas penduduk maju, maka minoritas terikut maju (TIDAK SEBALIKNYA), dan negara pun menjadi kokoh-kuat..."

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 51 other followers

Recent Posts

Archives

Calendar

March 2018
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Stats

  • 100,747 hits

Feeds