Posts filed under ‘Science’

SUMBANGAN PEMIKIRAN MENGHADAPI PENYEBARAN COVID19 YANG GANAS & AMAT SULIT TERBENDUNG

(Setelah menimbang aspek Pandemi, Teori Social Distancing, Herd Immunity, Politik Pencitraan skala Global, Perkembangan Vaksin & Penanganan Medis)

SILAHKAN DIUSAHAKAN- DIKERJAKAN TERUS MENERUS SAMPAI MASALAH COVID19 TERATASI.

I. PENDEKATAN PRIBADI

A. Perkuat Daya Tahan Tubuh mssing2 INDIVIDU semaximal mungkin dengan:

1) tenangkan hati dg meningkatkan keimanan, ketaqwaan, dan tawakal pd Allah SWT. Ketenangan hati  meningkatkan imunitas tubuh.

2) asupan gisi sehat secara cukup, tdk kurang/berlebihan

3) tidur cukup, 6-7jam sehari semalam

4) olah raga ringan tapi rutin 30-60 menit setiap hari, 5-7hari/minggu, di ruang terbuka

5) jaga kebersihan badan, mandi 1-3x/hari bersabun, pakaian yg dipakai bersih selalu, tdk harus baru

6) jaga kebersihan kamar  tidur, cukup ventilasinya agar aliran udara segar keluar-masuk kamar, udara kamar tidak pengap karena udaranya terperangkap/tertutup, tidak penuh barang2 tertumpuk di dalamnya, minimalkan jumlah barang seperlunya unt kebutuhan tidur saja.

7) jaga kebersihan ruang dalam rumah, kamar mandi, halamannya

B. Minimalkan kontak dg publik:

1). Utamakan/batasi  hanya untuk aktifitas memenuhi kebutuhan vital seperti:

  1. kerja cari nafkah,
  2. sekolah cari ilmu,
  3. belanja untuk keperluan hidup sehari-hari,
  4. ibadah wajib sesuai tuntunan al Qur’an & Hadits Shohih

2). Menahan diri untuk yg  tidak vital seperti kringinan:

– berlibur,

– rekreasi,

– pesta,

– santai-hura2 bersama

– kumpul unt ibadah kategori bukan wajib apalagi yg tidak  dicontohkan Nabi

II. PENDEKATAN SOSIAL

Ikuti kebijakan Pemerintah Pusat & Daerah

Ws Fuad Amsyari

29 March 2020 at 18:14 Leave a comment

BAGAIMANA PENDEKATAN NON-EMPIRIS MENGATASI COVID19?

Pendekatan Empiris atau Syahadah untuk mengatasi covid19 sdh dikembangkan oleh seluruh dunia karena covid19 menjadi pandemi. WHO sbg badan kesehatan PBB langsung ambil peran pengarahan & koordinasi. Maka berkembanglah kiat2 seperti social distancing, lock-down, pencarian obat modern- tradisional, menemukan vaksinnya,  peningkatan imunitas non-spesifik, personal hygiene, dll. Upaya2 seperti itu tentu akan terus diproses, namun bgmn upaya2 yang bernilai Non-Empiris yg didalam agama Islam disebut sebagai pendekatan Ghoib atau Mahdhah? (more…)

26 March 2020 at 21:20 Leave a comment

PEDOMAN DASAR BerISLAM dlm Dunia Plural di Era Saintek

Oleh Fuad Amsyari

 

Mari tdk gelisah menghadapi dunia fana yg kian rusak oleh ulah berbagai macam  manusia. Slhkan dijalani pedoman hidup berikut:

  1. Pilihlah PROFESI Halal apapun yg diminati dlm dunia yg Plural ini, asalkan melakukan hal2 berikut:
  2. Bertuhankan Allah SWT dg keimanan yg BENAR bercirikan:
  3. Sikap Taslim/Surrender, tunduk takluk di hadiratNya (ini suasana nurani/jiwa kita, tdk bisa terpantau orang lain)
  4. Tawakal/Submission, menerima dg rela hati nasib apapun yg diterima ssd kerja maksimal (ini juga suasana hati nurani/jiwa kita masing2)
  5. Mengerjakan Syiar/Dakwah/Jihad Islam (ingat ini perintah Allah sejak dari awal2 wahyu sekalipun, jangan sampai tidak dikerjakan. Slhkn diperhatikan isi 3 wahyu pertama yg turun: surat al ‘Alaq 1-5, al Mudatsir 1-7, ad Duha 1-11)
  6. Berakhlaq baik, spt Lurus, Jujur, Adil, termsk Suka Menolong, Dermawan, Biasakan Hidup Sederhana walau sedang berharta. Ini juga perintah dlm berislam di awal2 wahyu Allah SWT (lht surat al Ma’un, al Humazah, at Takatsur)
  7. Melaksanakan Ritual, perbanyak DOA secara khusu’ memohon kepada Allah SWT, tdk hanya unt  kebutuhan pribadi-klg saja tapi juga unt memohon perbaikan kondisi sosial umat-bangsa  yg sedang  rusak.
  8. Melaksanakan Upaya2 untuk tercapainya CITA2 ISLAM MEMBAWA RAHMAT BAGI ALAM SEMESTA, termasuk Pemuliaan & Penyejahteraan Tatanan Sosial Manusia yg Plural dg beraktifitas ISLAM POLITIK. Berislam politik adalah WAJIB BAGI SETIAP MUSLIM krn hal itu perintah al Qur’an & dilakukan Rasulullah sewaktu di Madinah yg plural penduduknya. Islam Politik menuntun  bagaimana spy Islam memimpin Masy/Bangsa yg plural.  Untuk mencapai tujuan  itu maka setiap muslim dituntun  jangan sekali-kali keliru masuk/membesarkan suatu Partai Politik (jangan membesarkan  Partai Sekuler) , dan jangan salah memilih Pemimpin Formal di masy pluralnya  (Islam melarang memilih non-muslim maupun muslim yg berkategori  munafiqiin, dholimiin, jahiliin sbg Pemimpin Formal di masy plural kita)
  9. Kuatkan kemampuan Saintek semaximal bisa agar mampu bersaing mengatasi para kompetitor di segala bidang dlm era saintek ini  shg dapat meningkatkan Status Sosial anda setinggi mungkin unt  bekal perjuangan.
  10. Selamat BERJUANG MENJALANI KEHIDUPAN DUNIA FANA INI dg Acuan yg benar.

Jangan sampai hidup di dunia fana mengabaikan isi 2 Acuan  Hidup Operasional yg diperinthkan Allah SWT,  yakni:

  1. WAHYU (dlm bentuk nyatanya adalah substansi dari al Qur’an & Hadis Shohih). Acuan Wahyu tdk sebatas ibadah mahdhah (shalat, puasa, dll) tapi juga  termasuk prinsip2  dlm Pengelolaan Tatanan kehidupan  sosial-politik  manusia yg plural (Kebijakan2  Poleksosbudkumhankam).
  2. Produk SAINS valid yg merupakan Sunnatullah (kaidah2 empiris alam semesta). Pencarian sunnatullah melalui kajian SAINS unt dipakai bekal hidup adalah bentuk nyata ketaatan thd  perintah Allah dari jalur  Wahyu (lht a.l  Qs al Ghosiah 17-20).  Hidup di dunia fana berbasis sunnatullah dari produk SAINS akan  membuat umat Islam   terhormat,  TIDAK MENJADI KELOMPOK MANUSIA YG TERBELAKANG, menjadi bulan2an orang lain yg kuat bersainsnya  dlm menjalani proses di dunia fananya.

 

Sby, 10 Januari 2019

11 January 2019 at 09:01 Leave a comment

Sains dalam Pandangan Islam

20 October 2017 at 17:44 Leave a comment

EPISTEMOLOGI PENDIDIKAN ISLAM

7 April 2016 at 22:02 Leave a comment

DILEMA DAN HARAPAN PADA PSIKOLOGI SEBAGAI SAINS

26 September 2015 at 10:33 Leave a comment

ERRONEOUS THINKING OF ATHEISM (A COUNTER ARGUMENT ON STEPHEN HAWKING PARADIGM)

Stephen Hawking is a famous scientist, specifically a cosmologist, who is identified as in disbelieve on the existence of Creator/God. In his book entitled  “A Brief History of Time” he stated a lot of phrases leading to such a disbelieve. His basic objective of life is to find a single mathematical formula that explaining the complexity of universe, the only empirical universe. So far no body has been successful to construct such a formula. Instead, more and more complex findings about universe need to be explained rationally. Should he be in over-expectation or even erroneous in thinking? (more…)

25 July 2015 at 15:44 Leave a comment

Older Posts


"tatkala mayoritas penduduk maju, maka minoritas terikut maju (TIDAK SEBALIKNYA), dan negara pun menjadi kokoh-kuat..."

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 62 other followers

Recent Posts

Archives

Calendar

April 2020
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Stats

  • 131,144 hits

Feeds