Posts tagged ‘budaya’

KEUNGGULAM PEMERINTAHAN SYAR’I TERHADAP PEMERINTAHAN SEKULER

Fuad Amsyari PhD

 I. RASIONAL SYARIAT ISLAM MEMBAWA KESEJAHTERAAN BANGSA-NEGARA

 Dalam dunia Islam  ada dua pendekatan yang bisa memberi penjelasan akan suatu tesis dalam kehidupan, yakni pendekatan Naqliah dan Aqliyah. Dalil Naqliah adalah pendekatan melalui text nash al Qur’an dan Sunnah Nabi tentang suatu masalah di mana substansinya memberi keyakinan pada umat Islam akan kebenaran tentang tesis tersebut. Sedangkan pendekatan Aqliyah adalah upaya manusiawi untuk memberikan penjelasan secara empiris apakah Pemerintahan Syar’i lebih unggul dari Pemerintahan Non-Syar’i (Sekuler). (more…)

Advertisements

14 March 2015 at 19:51 Leave a comment

QUO-VADIS HMI, Refleksi Gerakan Kultural vs Gerakan Politik

 

31 January 2012 at 18:33 Leave a comment

PENDEKATAN SYAR’I MENYELAMATKAN BANGSA INDONESIA YANG PLURAL DARI KERUNTUHAN KETAHANAN FISIK OLEH PENYAKIT AIDS

Penyebaran infeksi HIV di Indonesia yang eksponensial sungguh mengancam ketahanan fisik bangsa Indonesia (lihat artikel sebelumnya). Mengerikan! Ini tentu malapetaka nasional yang memerlukan tindakan integratif dari semua bidang pembangunan, termasuk kebijakan sektoral dan intersektoral. AIDS tidak mungkin dapat diatasi hanya dengan kebijakan sepotong dari satu atau dua kementerian saja. AIDS harus ditanggulangi dengan kebijakan nasional yang menyeluruh, termasuk upaya menetralisir infiltrasi budaya asing yang merusak akhlak bangsa ini. (more…)

5 July 2011 at 16:41 Leave a comment

ILMU SOSIAL ISLAM vs ILMU SOSIAL ALA BARAT, Manakah yang Menyelamatkan Umat Manusia? JANGAN SALAH PILIH!

Dalam buku saya berjudul “ISLAMIC VISION TO MAKE A BETTER WORLD” yang diterbitkan  Rajagrafindo Press, saya muat skema tentang hubungan antara Agama Islam dan Ilmu Pengetahuan, baik yang eksakta  maupun ilmu sosial (lihat juga artikel dalam blog ini yang berjudul ‘When Qur’anic Verses are in Disagreement with Scientific Findings). Saya  menjelaskan betapa banyak temuan ilmu sosial (termasuk hukum, ekonomi, politik, dan semacamnya) yang memiliki ‘pit-holes’ sehingga tingkat akurasi dalam menemukan ‘fakta kebenaran’ yang bersifat universal amat rendah. Kekeliruan kesimpulan dalam banyak temuan ilmu sosial yang dilakukan oleh manusia bersumber dari empat sebab pokok, yakni: 1). Dunia sosial amat kompleks sehingga banyak variabel penelitian yang lolos dari pengamatan; 2) Dunia sosial itu dinamis sehingga sulit ditelusuri oleh proses pengamatan yang terbatas; 3). Dunia sosial  begitu luasnya sehingga tidak sempat semua aspek sosial memiliki kajian obyektif yang bisa dipakai sebagai pertimbangan untuk bertindak; dan 4). Banyak peneliti dalam bidang ilmu sosial, apalagi jika sudah menyangkut politik dan ekonomi, terjebak pada kepentingan personal seperti pesanan pemilik modal atau elit politik sehingga kajiannya memihak dan tidak obyektif.

Masalah utamanya adalah manusia sering terjebak pada arogansi keilmuan (more…)

26 October 2010 at 13:41 4 comments

BUDAYA LUHUR vs BUDAYA RUSAK, Mana yang Berkembang di Indonesia?

PENGANTAR

Sebuah negara akan runtuh jika akhlak penduduknya rendah. Sebuah bangsa akan hancur jika budayanya rusak. Sebaliknya suatu bangsa-negara akan jaya berkesinambungan jika akhlak penduduknya mulia dan luhur budaya bangsanya. Keunggulam ekonomi tidak akan menghantar kejayaan bangsa berskala panjang, karena kekayaan ekonomi akan cepat habis jika bangsa itu rusak budayanya. Tatanan politik yang canggihpun tidak menolong karena tetap akan ambruk oleh ulah manusianya yang rusak. Membangun bangsa dengan mengutamakan aspek ekonomi dan menelantarkan akhlak mulia dan budaya luhur bangsa akan meruntuhkan bangsa-negara itu sendiri.

Read more >>>

18 September 2010 at 08:52 1 comment

DI AJANG MISS UNIVERSE, BUDAYA BANGSA INDONESIA ITUKAH YANG DIKENALKAN KE DUNIA

Membuka Jawa Pos 18 Agustus 2009 saya tersentak melihat halaman terdepannya, terpampang di sana gambar hampir seperempat halaman pose empat peserta Miss World di Bahama berpakaian SWIM SUIT ‘two piece’,  yakni nyaris bugil, hanya dengan tutup minim (maaf) organ ‘pydr dan vgn’. Salah satu di antara peserta tersebut adalah ‘Putri Indonesia’. Astaghfirullah!! Inikah bentuk budaya bangsa Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim (sekitar 205 juta)? Itukah citra yang ingin ditampilkan di mata dunia internasional tentang budaya bangsa kita? Apalagi di teks beritanya si Putri disebut menyatakan bahwa dia merasa lega karena  penampilan seperti itu sudah bisa diterima oleh rakyat Indonesia. (more…)

21 August 2009 at 11:14 1 comment


"tatkala mayoritas penduduk maju, maka minoritas terikut maju (TIDAK SEBALIKNYA), dan negara pun menjadi kokoh-kuat..."

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 51 other followers

Recent Posts

Archives

Calendar

December 2017
M T W T F S S
« Oct    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Stats

  • 95,722 hits

Feeds