Posts tagged ‘liberalisme’

SNAPSHOT ISLAM POLITIK DI BULAN RAMADHAN @f_amsyari

Berikut tweet saya dalam bulan Ramadhan, merespon politik nasional dan internasional. Semoga bermanfaat untuk melangkah bersama ke depan (diurut dari yang terbaru sampai ke belakang): (more…)

31 July 2013 at 18:26 1 comment

Paradigma Salah yang Merusak Peradaban: “AGAMA ITU RANAH PRIBADI/RITUAL, NEGARA/PEMERINTAH ITU RANAH PUBLIK”

Gencar sekali di media disampaikan pendapat ‘pakar’ bahwa agama itu ranah pribadi (ritual), sehingga negara tidak perlu ikut campur karena negara (Pemerintah) itu mengurus masalah publik, kepentingan bersama. Itulah paradigma yang sedang banyak dipropagandakan di Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim. Sepertinya sudah disadari oleh para propagandis di atas bahwa Islam sebagai agama mengajarkan tentang semua dimensi kehidupan manusia, ya ritualnya, permasalahn pribadi, keluarga, organisasi, negara, dan bahkan dunia dunia internasional serta semesta alam. Coba saja dibaca al Qur’an dan hadits serta sejarah nabi secara lengkap. Islam bukan sekedar ajaran menyembah tuhan dengan segala ritusnya seperti shalat, puasa, doa, haji dll namun juga cara perkawinan dan membangun keluarga sakinah, cara memilih pemimpin dan mengelola bangsa-negara, bahkan cara berhubungan antar negara  dalam bentuk pentingnya diplomasi dan kapan harus berperang. Itulah Islam, tidak sekedar masalah pribadi dengan ritus2 ketuhanannya.

  (more…)

2 March 2013 at 15:11 1 comment

DEMOKRASI ATAU REVOLUSI (Sanggahan terhadap Pemikiran Abdul Qadim Zallum yang mengharamkan Demokrasi)

DAMPAK SIKAP ANTI DEMOKRASI PADA KONDISI UMAT

Banyak kelompok Islam mengharamkan demokrasi yang berakibat umat  terpecah dalam politik praktis sehingga kalah dalam memperebutkan kepemimpinan negara. Mengapa bisa begitu? Jawabannya: “Karena banyak umat  (baca: tokohnya) yang keliru menafsirkan pokok permasalahan kehidupan berbangsa-bernegara dari tinjauan Islam”. Karena kalah dalam berebut kekuasaan formal negara maka umat (sebut: tokohnya) gagal mencontoh Rasul yang berhasil mengelola sebuah negara (dengan penduduk plural) secara Islami dan mewujudkan kejayaan Islam,  kemuliaan kaum muslimin, serta mendatangkan kerahmatan pada alam. Salah satu  kekeliruan terbesar dalam pemahaman Islam terkait dengan berbagai permasalahan berbangsa-bernegara adalah “kesalahan memaknai demokrasi, termasuk pemilu(more…)

10 September 2012 at 19:04 7 comments

RUU ‘KESETARAAN DAN KEADILAN GENDER’? Apa Relevansinya dengan Solusi Keterpurukan Bangsa? Waspadai Infiltrasi Ideologi Liberalisme-Sekularisme!

Setelah disibukkan dan heboh membahas masalah kenaikan BBM, kini DPRRI mulai membahas Rancangan Undang-Undang Kesetaraan dan Keadilan Gender (RUUKKG). Tepatkah pembahasan RUU macam itu di tengah berbagai problema berat bangsa yang menumpuk dan berkepanjangan? (more…)

20 April 2012 at 19:25 3 comments

AIDS Menyebar dan Naik Eksponensial, Mengancam Ketahanan fisik Bangsa. Pemicunya: KONDOMISASI, SEX BEBAS, HOMOSEKSUAL, dan NARKOBA. Bisakah Pemerintah Mengatasi?

AIDS adalah penyakit yang disebabkan oleh virus HIV yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Penyakit ini belum ada obat untuk menyembuhkannya, dan sering berakhir kematian dengan penderitaan luarbiasa.

(more…)

24 May 2011 at 07:50 Leave a comment

Pengantar Narasi Presentasi dalam Seminar Internasional tentang Hukum dan Ekonomi Syariah di IAIN JAMBI

“KRISIS EKONOMI GLOBAL” AKAN SELALU HADIR BERKALA KARENA PRAKTEK TRANSAKSI HARAM YANG TERINTEGRASI DI DALAMNYA. NEGARA BARAT DAN SATELIT-SATELITNYA YANG MENGGUNAKAN SISTEM EKONOMI KAPITALISTIK AKAN TERKENA IMBASNYA, DAN YANG PALING MENDERITA ADALAH  NEGERI SEKULER YANG MASIH LEMAH STATUS EKONOMINYA TAPI KAYA SUMBER DAYA ALAMNYA. BERIKUT INI PRESENTASI LENGKAPNYA.
Read more >>>

28 December 2010 at 10:50 Leave a comment

PERBANKAN NASIONAL DALAM EKONOMI SYARIAH, Solusi Indonesia untuk Mengatasi Krisis Ekonomi Global

Senin 29 November 2010 saya diundang oleh IAIN Jambi menjadi  pembicara dalam Seminar Internasional bertemakan ”Revitalisasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Menyelesaikan Masalah-Masalah Hukum dan Ekonomi Umat di Era Global”. Pada saya diminta membahas ’Upaya Penguatan Prinsip-Prinsip Syariat Islam dalam Perbankan Nasional, Sebuah Solusi bagi Krisis Ekonomi Global’. Saya jelaskan di situ mengapa Pembangunan Nasional  banyak negara di dunia selama ini tidak berhasil membawa kesejahteraan pada mayoritas penduduk dunia, malah sebaliknya membawa kemiskinan dan penderitaan dalam berbagai demensi kemanusiaan lainnya, seperti kebodohan, kelaparan, kekerasan, dll.. Dari sekitar 8 milyar penduduk  dunia, yang bisa dikatakan hidup cukup secara ekonomi masih jauh di bawah separonya. Pertumbungan Ekonomi Nasional dan Dunia yang dilaporkan meningkat umumnya didominasi oleh beberapa konglomerat nasional dan global beserta kroninya belaka. Apa yang salah? Jawabannya jelas: Pembangunan tersebut meninggalkan tuntunan TUHAN MAHA PENCIPTA terkait Pengelolaan Bangsa-Negara.

Dalam makalah juga saya sebutkan solusi, khususnya di bidang pembangunan ekonomi yang menjadi salah satu tema seminar, termasuk bagaimana harusnya perbankan dikelola dan mengambil perannya untuk kesejahteraan rakyat dan mencegah Krisis Ekonomi Global yang terus berulang terjadi secara periodik dari waktu ke waktu, menggerogoti kekayaan alam negara berkembang seperti Indonesia.

Makalah itu saya buat dalam format Power Point berisikan prinsip-prinsip strategis, ditulis padat singkat. Jika diperlukan uraian yang panjang lebar maka  bisa dibaca berbagai artikel terkait di BLOG ini dan buku saya berjudul ”Mengelola Indonesia dengan Syariat” dan ”New Paradigm of National Development”.  Silahkan download lanjutan pengantar ini untuk melihat paparan saya di seminar tersebut…….

Read more >>>

26 November 2010 at 09:14 Leave a comment

Tatkala Sentimen Anti Imigran Muslim Merebak di Barat, MUSLIM INDONESIA PENDUKUNG MULTIKULTURALISME-PLURALISME MESTINYA KEMBALI KE SYARIAT KENEGARAAN AGAMANYA

Headline Republika 12 Oktober 2010 benar-benar menjadi pukulan telak bagi penganut faham multikulturalisme di Indonesia. Dalam era reformasi Pendukung faham ini sepertinya lagi naik daun oleh promosi sepertinya ada kecintaan tidak terbatas pada sesama, kesamaan hak setiap warga-negara, kebebasan mengekspresikan  keinginannya yang dijamin negara,  dan tidak terbelenggu oleh ‘adanya’ kekangan ajaran agama dalam kehidupan sosial-kemasyarakatan. Agama tidak lagi diperlukan dalam membimbing manusia terkait urusan berkomunikasi antar sesamanya, dan harus diganti oleh faham kebebasan berpendapat, berekspresi, dan berperilaku dalam lindungan negara. Mereka berkiblat pada masyarakat Eropah dan Amerika Serikat. Benarkah itu yang terjadi di negara Barat sana??

Read more >>>

16 October 2010 at 21:35 3 comments

DIALOG SOLUSI MENJAWAB TANTANGAN PADA ISLAM DAN UMAT ISLAM

Menjelang Iedul Fithrie 1431H atau 2010M, seorang teman yang ulama terkenal Jakarta, pemangku pondok pesantren besar, serta anggauta MUI Pusat mengirim sms membahas bagaimana bisa seorang pentolan Islam Liberal yang tulisan-tulisannya menuduh al Qur’an banyak kesalahannya ternyata akan menjadi Imam Shalat Ied di Masjid Agung suatu Propinsi di Jawa.  Dia mengeluh apa di Propinsi itu sudah tidak ada lagi Ulama? Beliau juga menyampaikan betapa umat Islam di AS amat tertekan, termasuk di sana ada kelompok Kristen yang akan membakar al Qur’an di tanggal 11 September lusa (hari peringatan tragedi WTC). Bagaimana AS sebagai negara yang katanya menjunjung tinggi HAM dan Demokrasi membiarkan di negerinya ada kelompok seperti itu?

Nah, begitulah tantangan yang dihadapi Islam dan umat Islam secara nasional maupun internasional. Belum lagi banyak kasus sebelumnya yang amat vulgar dan provokatif, seperti Salman Rusdi dengan Ayat-Ayat Setan, Wilder yang legislator Belanda mencerca al Qur’an, Kartun yang melecehkan Nabi Muhammad saw, dan bahkan sempat ada pernyataan Paus sendiri yang bertendensi menghina Islam. Terhadap provokasi-provokasi seperti itu banyak tokoh Islam Indonesia lalu menanggapi dengan membuat pernyataan “umat jangan terpancing oleh provokasi seperti itu lalu melakukan tindakan anarkis”. Begitulah umumnya jawaban klasik tokoh Islam Indonesia yang lalu diblow-up besar-besar oleh media masa. Benarkah respon sekualitas itu terhadap penghujatan Islam nasional-internasional yang begitu serius? Apakah respon seperti itu menunjukkan sikap ‘arif-bijaksana’ si tokoh atau merefleksikan kondisi loyo karena sudah bertentangan dengan ayat al Qur’an surat al Baqarah ayat 194. Logiskah pernyataan sedangkal itu dalam mereaksi  hujatan terhadap agama yang dipeluknya, Kitab Suci agamanya, dan Nabi yang diakuinya sebagai maksum. Bukankah pernyataan tersebut malah  bernuansa menuduh umat Islam itu cenderung anarkis? Astaghfirullah!

Terhadap sms beliau itu saya menjawab langsung ke pokok solusi  strategis sebagai berikut: (more…)

9 September 2010 at 18:34 2 comments

ISLAM HANYA AKAN MENGHADIRKAN “RAHMATAN LIL ‘ALAMIIN” TATKALA NEGARA DIKELOLA SECARA ISLAMI, Koreksi Pada Pemikiran Islam Liberal

  1. Islam itu Rahmatan lil ‘alamin, artinya membawa kebaikan bagi seluruh alam. Bagaimana rasionalnya? Apa jika seluruh umat Islam sudah mau shalat semua kemudian tercipta rahmat pada alam itu? Atau semua orang Islam harus menjadi kaya raya dulu lalu kemudian datang kebaikan pada alam semesta? Apa ajaran Nabi Muhammad SAW memang begitu? Banyak orang Islam di zaman nabi belum utuh shalatnya, juga masih banyak umat masa itu yang tidak menjadi konglomerat, tetapi jelas bahwa Islam telah mendatangkan kondisi kebaikan luar biasa pada wilayah Mekah-Medinah dan sekitarnya yang akhirnya menstimulir terbentuknya peradaban mulia di dunia? (more…)

23 August 2010 at 15:28 3 comments

Older Posts


"tatkala mayoritas penduduk maju, maka minoritas terikut maju (TIDAK SEBALIKNYA), dan negara pun menjadi kokoh-kuat..."

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 62 other followers

Recent Posts

Archives

Calendar

July 2020
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Stats

  • 132,945 hits

Feeds