Posts tagged ‘minoritas’

PENISTAAN AKAN DATANG BERTUBI-TUBI, VULGAR, DAN AGRESIF PADA MEREKA YANG LEMAH DAN SEDANG DILEMAHKAN

Saat Nabi Muhammad dan umat Islam masih lemah di Mekah, penistaan datang bertubi-tubi, bukan hanya pada isi ajaran Islamnya namun juga pada pribadi Rasulullah. Nabi dicacimaki sebagai pembawa sihir-gila-dll, dillempari kotoran-batu, serta berbagai macam hinaan lain. Vulgar, agresif, terbuka, dan bertubi-tubi. Hal itu terjadi saat umat Islam lemah dan sedang dilemahkan oleh lawan keyakinannya, sedang dalam bayangan kekuasaan orang kafir dan musyrik. Respon Nabi dan umat Islam masa itu tentu amat rasional,  menerima pelecehan dengan kesabaran, mengusap dada, istighfar, serta mendoakan semoga orang kafir-musyrik diberi hidayah oleh Allah SWT, namun secara simultan juga terus berjuang menebar kebenaran dan memperkuat barisan Islam. (more…)

4 October 2012 at 19:51 Leave a comment

SHARIAH LAW, HUMAN RIGHTS, AND PANCASILA

This morning, November 2nd 2009, to my surprise I got a call from Kuala Lumpur. She asked me whether I am Fuad Amsyari from ‘FA-Center for Moslem Society Empowerment’. When I confirmed, she introduced herself from Al Jazeera and liked to discuss about Islam and shariah law with me. She said that it will be just a kind of ‘chatting’ by phone. I agreed and made an appointment sometime at the afternoon.

She called back and then we started the ‘chatting’. As I have to respond her correctly during the discussion, at first I clarified  whether she is a Moslem, she said no. (more…)

2 November 2009 at 19:56 3 comments

NASIB MINORITAS MUSLIM DI NEGARA ASING

Republika 14 September hlm 9 memberitakan bagaimana muslim minoritas di Inggris menghadapi provokasi kelompok anti Islam. Mereka melakukan penyerangan ke mesjid2. Pemerintah Inggris mengakui adanya kelompok anti-Islam yang menimbulkan masalah sosial. Mereka dikatakan berasal dari kelompok ekstrem kanan (tanpa menyebut agamanya), antara lain ‘English Defense League’ yang kerap menggunakan taktik provokasi dan berharap munculnya reaksi umat Islam sehingga terjadi kekerasan. Sebaliknya kelompok itu malah menyatakan bahwa kekerasan mereka diprovokasi oleh kelompok Islam dan mereka hanyalah menentang kelompok Islam militan. Sementara itu umat Islam di Inggris mengatakan bahwa kelompok tersebut hakekatnya anti Islam, dan hanyalah alasan saja mereka menentang Islam militan, hanya sebagai kamuflase. Mereka bukanlah orang yang mendukung ‘Pembauran Komunitas’. Bahkan pada Jumat 11 September lalu bersamaan dengan peringatan peristiwa 11 September 2001 mereka membuat demo menentang Islam dengan slogan ‘Stop Islamification of Europe’ yang hampir menimbulkan bentrokan dengan umat Islam. Mereka masih berjanji akan melakukan aksi unjuk rasa lagi. Nah, bagaimana pendapat anda? (more…)

14 September 2009 at 14:56 2 comments

MENJADI INDIVIDU MUSLIM YANG DICITA-CITAKAN (Tanggung Jawab Siapa)

Pengantar

Sebagaimana sudah sering dijelaskan bahwa agama Islam memberi tuntunan hidup kepada manusia dalam bentuk kehidupan duniawi yang utuh, apakah  sebagai individu, keluarga, maupun  sistem sosial (tatanan bangsa-negara). Seorang ‘individu’ yang dalam kehidupan pribadinya menerapkan syariat terkait dengan masalah pribadi disebut sebagai Individu yang Islami. Sebuah ‘keluarga’ yang menerapkan syariat terkait dengan pengaturan keluarga disebut sebagai Keluarga yang Islami. Sebuah ‘bangsa-negara’ sebagai tatanan sosial yang menerapkan syariat terkait dengan pengelolaan bangsa-negara disebut sebagai Bangsa-negara yang Islami. Dalam sebuah keluarga Islami bisa saja tinggal individu anggauta keluarga yang tidak muslim. Dalam sebuah bangsa-negara yang dikelola secara Islami juga bisa  tinggal individu-individu dan  keluarga-keluarga  yang tidak Islami.

Berikut ini akan diuraikan bagaimana ciri Individu muslim yang Islami. Pada kesempatan lain insyaAllah akan dibahas Keluarga dan Sistem Sosial (Tatanan Bangsa-Negara) yang Islami.

INDIVIDU MUSLIM YANG ISLAMI

Dalam masa hidupnya setiap orang bisa berada di mana saja, bersama siapa saja, berperan sebagai apa saja. Agama Islam memberi tuntunan cara hidup yang benar dan baik untuk tiap individu orang per orang tersebut. Bagaimana ciri individu muslim yang hidup secara pribadi sesuai ajaran Islam? (more…)

28 July 2009 at 14:12 Leave a comment

ADAKAH YANG DISEBUT SEBAGAI: ISLAM DALAM BINGKAI “KEINDONESIAAN DAN KEMANUSIAAN?”

“Islam Dalam Bingkai Keindonesiaan dan Kemanusiaan: Sebuah Refleksi Sejarah” adalah judul buku terbaru Syafii Maarif. Azyumardi Azra lalu ikut mengulasnya dengan memberi banyak pujian dalam artikel di Republika, 18 Juni 2009. Dikatakannya bahwa judul itu merupakan sebuah refleksi kerisauan dan kepedulian intelektual seorang guru bangsa terhadap masa depan bangsa yang sekitar 88% penduduknya memeluk Islam. (more…)

19 June 2009 at 18:32 2 comments

Adakah Politik Anti-Syariat di balik Isu Kemajemukan Agama di Indonesia?

Pluralitas Agama ataukah Mayoritas Muslim

Mengapa kini makin marak saja isu adanya pluralitas agama di Indonesia padahal di negeri ini sejak dalam masa penjajahan oleh bangsa Belanda yang Protestan dan diteruskan oleh penjajahan Jepang yang menganut Budha dan Kong Hu Cu itu sudah ada kemajemukan agama. Mana pula yang lebih relevan dibicarakan dalam kaitannya dengan upaya membangun bangsa-negara Indonesia untuk menjadi bangsa-negara yang maju dalam percaturan internasional, isu pluralitas agama atau isu Islam sebagai agama yang dipeluk oleh mayoritas  penduduk di Indonesia?

Sejak dahulu kala, bukan di era reformasi ini saja telah ada pluralitas agama di Indonesia. Bahkan tidak ada satupun negara di dunia yang warga negaranya hanya memeluk satu agama, tidak pula di negara Madinah masa Rasulullah di mana di sana juga ada Yahudi dan Nasrani/Kristen. Tapi kemudian mengapa sepertinya di Indonesia ini, khususnya mulai  di masa Orde Baru lalu dan berlanjut di era reformasi sekarang ini ada histeria bahwa di negeri ini ada pluralitas agama (baca: tidak hanya orang Islam saja). Mengapa pula sepertinya Islam sebagai agama yang dipeluk oleh mayoritas penduduk di negeri ini tidak menjadi isu sosial politik, bahkan nampak ingin ditenggelamkan. Mengapa ada upaya untuk tidak menonjolkan bahwa strukrur sosial bangsa ini didominasi oleh muslim (sekitar 90%), sedang pemeluk agama lain, seperti Katholik, Protestan, Budha, Hindu, Kong Hu Cu membagi sekitar 10% sisanya? Bukankah proporsi seperti itu lebih layak diungkapkan, dikemukakan, dan ditonjolkan sewaktu bangsa ini sedang berupaya mencari strategi pembangunan yang efektif bisa menghantar bangsa  menjadi bangsa yang besar? Mengapa pula ada upaya sistematis untuk meyakinkan semua orang di Indonesia (baca: umat Islamnya) bahwa faktor mayoritas agama itu tidak penting untuk diperhitungkan dalam proses pengelolaan bangsa dan negara.
Read more >>>

21 February 2009 at 08:15 3 comments


"tatkala mayoritas penduduk maju, maka minoritas terikut maju (TIDAK SEBALIKNYA), dan negara pun menjadi kokoh-kuat..."

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 49 other followers

Recent Posts

Archives

Calendar

August 2017
M T W T F S S
« Jul    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Stats

  • 92,314 hits

Feeds