Posts tagged ‘nasionalis’

PENGGIRINGAN OPINI BAHWA PARTAI ISLAM TIDAK NASIONALIS dan HANYA PARTAI SEKULER YANG NASIONALIS

Manusia adalah makhluk  yang paling sempurna di banding makhluk lain. Oleh Allah SWT manusia di beri misi menjadi khalifah di bumi dalam artian menjadi pengelola. Untuk itu manusia memiliki kualitas biofisik bagus dengan kemampuan berpikir yang canggih dan orientasi hidup utuh yakni spiritual, ekonomi, politik, dan budaya. Kehidupan manusia  cenderung berkelompok, berorganisasi supaya mampu mengatasi berbagai tantangan dengan kebersamaan. Dalam kehidupan modern manusia lalu membentuk kelompok yang relatif besar mendiami suatu area tertentu dan diberi nama Negara. Di dalam negara itu mereka bekerja sama, mengatur berbagai permasalahan hidup dengan harapan bisa menjadi semakin baik dan maju. (more…)

Advertisements

7 January 2014 at 14:39 Leave a comment

SNAPSHOT ISLAM POLITIK DI BULAN RAMADHAN @f_amsyari

Berikut tweet saya dalam bulan Ramadhan, merespon politik nasional dan internasional. Semoga bermanfaat untuk melangkah bersama ke depan (diurut dari yang terbaru sampai ke belakang): (more…)

31 July 2013 at 18:26 Leave a comment

UMAT PERLU MELAWAN SERANGAN TERHADAP AJARAN ISLAM POLITIK

Pagi ini di Jawa Pos ada artikel berjudul “PROSPEK KUSUT ISLAM POLITIK”. Isinya bisa ditebak, ‘kesalah-fahaman’ tentang Islam Politik dan Partai Islam yang memberi efek dialektik menguntungkan ajaran sekuler dan  ‘Partai Sekuler’, pengusung Ideologi Non-Islam. Ideologi Islam berusaha dikerdilkan menjadi sekedar nilai umum yang abstrak seperti: sederhana (tawasuth), adil (i’tidal), keseimbangan (mizan). Luar biasa agresifnya upaya-upaya di negeri ini  untuk mengerdilkan makna Islam Politik dan mengecilkan tujuan mulia Partai Islam.

(more…)

23 February 2013 at 20:18 Leave a comment

KEPANIKAN ATAU PENGALIHAN PERHATIAN

Beberapa bulan terahir ini terasa ada berbagai ‘kehebohan’ berita di media, baik cetak maupun elektronik. Pemberitaannya sepertinya berlebihan sehingga terkesan ada ‘kepanikan‘ dalam  politik atau memang memiliki  suatu skenario politik tertentu. Berikut dialog saya dengan beberapa teman terkait itu. (more…)

4 January 2013 at 19:41 1 comment

QUO-VADIS HMI, Refleksi Gerakan Kultural vs Gerakan Politik

 

31 January 2012 at 18:33 Leave a comment

‘NASIONALISME’ ITU ORIENTASI POLITIK, BUKAN IDEOLOGI UNTUK MEMAJUKAN SEBUAH BANGSA Mari Berpikir Rasional Supaya Tidak Salah Langkah

Di media masih saja orang mengkaitkan Nasionalisme sebagai ‘ideologi’ yang dibawa untuk diperjuangkan oleh Partai Politik. Kalau ada yang bertanya apa ideologi yang diusung partainya? Jawabnya mantap: ‘Nasionalisme’. Benarkah Nasionalisme itu ideologi? Bagaimana logikanya? Adakah di sana metoda pembangunan bangsa untuk dilaksanakan oleh Partai yang ber ‘ideologi’ Nasionalisme? Adakah dalam Nasionalisme cara membuat rakyat menjadi makmur sejahtera? Adakah dalam Nasionalisme cara penataan hukum yang membuat rakyat bisa hidup aman tenteram penuh keharmonisan? (more…)

10 February 2011 at 06:36 Leave a comment

DIALOG SOLUSI MENJAWAB TANTANGAN PADA ISLAM DAN UMAT ISLAM

Menjelang Iedul Fithrie 1431H atau 2010M, seorang teman yang ulama terkenal Jakarta, pemangku pondok pesantren besar, serta anggauta MUI Pusat mengirim sms membahas bagaimana bisa seorang pentolan Islam Liberal yang tulisan-tulisannya menuduh al Qur’an banyak kesalahannya ternyata akan menjadi Imam Shalat Ied di Masjid Agung suatu Propinsi di Jawa.  Dia mengeluh apa di Propinsi itu sudah tidak ada lagi Ulama? Beliau juga menyampaikan betapa umat Islam di AS amat tertekan, termasuk di sana ada kelompok Kristen yang akan membakar al Qur’an di tanggal 11 September lusa (hari peringatan tragedi WTC). Bagaimana AS sebagai negara yang katanya menjunjung tinggi HAM dan Demokrasi membiarkan di negerinya ada kelompok seperti itu?

Nah, begitulah tantangan yang dihadapi Islam dan umat Islam secara nasional maupun internasional. Belum lagi banyak kasus sebelumnya yang amat vulgar dan provokatif, seperti Salman Rusdi dengan Ayat-Ayat Setan, Wilder yang legislator Belanda mencerca al Qur’an, Kartun yang melecehkan Nabi Muhammad saw, dan bahkan sempat ada pernyataan Paus sendiri yang bertendensi menghina Islam. Terhadap provokasi-provokasi seperti itu banyak tokoh Islam Indonesia lalu menanggapi dengan membuat pernyataan “umat jangan terpancing oleh provokasi seperti itu lalu melakukan tindakan anarkis”. Begitulah umumnya jawaban klasik tokoh Islam Indonesia yang lalu diblow-up besar-besar oleh media masa. Benarkah respon sekualitas itu terhadap penghujatan Islam nasional-internasional yang begitu serius? Apakah respon seperti itu menunjukkan sikap ‘arif-bijaksana’ si tokoh atau merefleksikan kondisi loyo karena sudah bertentangan dengan ayat al Qur’an surat al Baqarah ayat 194. Logiskah pernyataan sedangkal itu dalam mereaksi  hujatan terhadap agama yang dipeluknya, Kitab Suci agamanya, dan Nabi yang diakuinya sebagai maksum. Bukankah pernyataan tersebut malah  bernuansa menuduh umat Islam itu cenderung anarkis? Astaghfirullah!

Terhadap sms beliau itu saya menjawab langsung ke pokok solusi  strategis sebagai berikut: (more…)

9 September 2010 at 18:34 2 comments

Older Posts


"tatkala mayoritas penduduk maju, maka minoritas terikut maju (TIDAK SEBALIKNYA), dan negara pun menjadi kokoh-kuat..."

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 51 other followers

Recent Posts

Archives

Calendar

December 2017
M T W T F S S
« Oct    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Stats

  • 95,722 hits

Feeds