Posts tagged ‘nasionalis’

MEWASPADAI ’POLITICKING’ UNTUK MENYISIHKAN ISLAM DALAM PENGELOLAAN BANGSA-NEGARA

Sering muncul ungkapan bernuansa Politicking yang arahnya untuk Menyisihkan  Islam sebagai METODA dalam proses pengelolaan bangsa-negara, sepert isu: 1).Agama itu Mulia, Politik itu Kotor; 2). Politik  Bebas Ideologi; 3). Ormas Islam harus Independen terhadap Partai Politik yang ada; 4). Partai Islam sama saja dengan Partai lain; dan 5). Jangan berperilaku Primordial dalam Memilih Partai dan Figur pada Pemilu (more…)

21 June 2010 at 06:47 Leave a comment

MENGAPA POLITIK KEBANGSAAN, BUKANNYA POLITIK ISLAM, Mengapa Ormas Islam Netral dalam Politik, Bukan Mendukung Politik Islam?

Akhir-akhir ini (apa terkait dengan perhelatan Konggres?)  banyak tokoh Ormas Islam bicara lantang mengenai orientasi politik organisasinya. Tidak satupun yang saya temukan mereka bicara  tegas tentang Politik Islam, sebaliknya mereka bicara ‘Politik Kebangsaan’ tanpa menyebutkan apa yang dimaksud dengan Politik Kebangsaan itu, padahal mereka tokoh Ormas Islam bukan Ormas Sekuler.

Pada sisi lain juga banyak tokoh Ormas Islam menyatakan bahwa mereka akan membawa Ormasnya  tidak berpolitik, mereka hanya akan bergerak di bidang sosial saja, seperti pendidikan, kesehatan dan akan netral menghadapi persaingan Partai-Partai Politik di negeri ini yang diantara Partai-Partai itu ada yang tegas akan memperjuangkan syariat Islam dan ada pula yang menentang berlakunya syariat Islam dalam pengelolaan negara. Pemimpin Ormas Islam akan menyerahkan pilihan politik pada masing-masing anggautanya, mereka bebas saja mendukung Partai Politik yang disukai, padahal diantara partai-partai politik yang ada di Indonesia banyak yang menolak syariat Islam dalam kehidupan berbangsa-bernegara. Apakah Ormas Islam itu tidak peduli pada kualitas keislaman anggautanya sehingga tidak memberi bimbingan keislaman yang utuh termasuk pilihan pada partai politik yang berfihak pada syariat Islam pada anggauta organisasiya? Bukankah Islam tegas mengajarkan bagaimana harusnya mengelola Bangsa dan Negara sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah agar menjadi bangsa-negara yang penuh keadilan, maju, aman-sejahtera, dan tidak eksploitatif terhadap rakyat, kekayaan alam, dan kedamaian Negara lain?

Read more >>>

3 April 2010 at 09:29 2 comments

KEPEMIMPINAN NASIONAL DI ERA REFORMASI, Tinjauan bagi Negeri Muslim Indonesia

INDONESIA DI ERA REFORMASI

Era Reformasi harus dibaca beda dengan era Orde Baru agar sikap dan perilaku kita lebih efektif dan efisien, khususnya dalam upaya Pembangunan Bangsa. Pada masa awal Orde Baru kekuasaan politik cenderung represif pada Islam karena dianggap menjadi salah-satu potensi ancaman pada rezim yang sedang berkuasa. Upaya sistematis dilakukan kekuasaan formal untuk menekan gerak sosial-politik umat Islam termasuk pemberian cap ‘ekstrim kanan, subversi, ekstrimis, DI-TII, dsb.’ yang ujung-ujungnya menekan aktifis Islam untuk tidak bisa bergerak maju dalam bidang sosial-politik. Bahkan partai politik yang berasas Islampun secara sistematis dibawa ke arah meninggalkan asas Islamnya, demikian pula dengan ormas Islam sekalipun yang akhirnya merubah asas Islam menjadi asas lain. Apakah dengan cara begitu Negeri Muslim ini lalu menjadi negara maju dan jaya? Ironisnya umat Islam Indonesia tidak berkutik menghadapi tekanan seperti itu dan ikut saja arus gerak politiking yang direkayasa oleh orang lain. Kita perlu introspeksi mampukah kiranya umat Islam Indonesia masih bisa bertahan bila terjadi lagi upaya depolitisasi Islam seperti itu? Dalam sejarah Orde Baru itulah proporsi umat Islam Indonesia terus merosot dari lebih 95% menjadi turun tinggal 86% saja. Sekali lagi justru pada status seperti itu ironisnya banyak tokoh Islam masih berani menepuk dada bahwa mereka berhasil membuat Islam jaya di negerinya.

Read more >>>

18 October 2009 at 23:50 3 comments

‘KONFERENSI NASIONAL LINTAS AGAMA’ DI INDONESIA LANTANG MENOLAK PERDA SYARIAH Apa Mau Mereka, Mengelola Negeri ini dengan Mengabaikan Cara yang Diajarkan Tuhan?

Harian Surya Rabo, 7 Oktober halaman 10 memberitakan adanya sebuah forum yang menyebut dirinya “Konferensi Nasional Lintas Agama” atau Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) yang dihadiri oleh 80 peserta ‘tokoh agama dan kepercayaan’ dari berbagai daerah dan menolak Perda di daerah-daerah yang bernuansa Syariat Islam. Mereka akan mendesak Pemerintah untuk mencabutnya.  “Kami akan sampaikan kepada presiden dan wapres yang baru terpilih agar perda-perda dievaluasi dan bisa masuk ke MK (Mahkamah Konstitusi) atau Mahkamah Agung (MA) untuk dilakukan judicial review”, ujar ketuanya. Luar biasa. Yang lebih mengejutkan adalah Ketua Forum itu ternyata seorang Doktor Agama Islam dan bekerja di Departemen Agama RI. Bagimana ini teman-teman dari jajaran Institusi Pendidikan Islam di Indonesia? (more…)

8 October 2009 at 10:53 4 comments

MEWASPADAI SOSIALISASI JARGON POLITIK YANG MEMOJOKKAN PARTAI DAN UMAT ISLAM (Skenario menjelang Pilpres?)

Di negeri ini sudah, sedang, dan nampaknya akan terus disosialisasikan tiga jargon besar yang bermuatan politis dan memojokkan umat Islam.

(more…)

12 June 2009 at 16:02 2 comments

ISU JILBAB DAN POSISI AGAMA DALAM PILPRES 2009

Jawa Pos, Sabtu 30 Mei 2009 memuat satu judul “Demokrat Protes Politisasi Agama”. Di dalamnya dibahas tentang isu jilbab yang akhir-akhir ini mencuat terkait dengan pilpres. Seperti banyak diketahui bahwa salah satu daya tarik yang muncul dalam pengenalan capres cawapres yang sedang berlangsung adalah telah berjilbabnya istri Capres Jusuf Kalla dan istri Cawapres Wiranto, dibandingkan dengan cara berpakaian istri SBY-Budiono, dan bahkan juga Capres Megawati. Diberitakan pula cara berpakaian tersebut nampaknya menambah daya tarik terhadap  JK-Wir di mana dari hasil polling sementara menunjukkan tingkat kepopuleran JK-Wir menaik tajam. Fakta itulah yang lalu menjadi pekerjaaan rumah baru bagi tim sukses SBY-Bud dan mereka kemudian bereaksi. Khusus untuk merespon fenomena tersebut bahkan kubu Demokrat menggelar konferensi pers di mana seorang tokoh utamanya membuat pernyataan terkait dengan agama, antara lain menyebutkan bahwa  agama harus ditempatkan dalam posisi terhormat (jangan memolitisasi agama, jangan dijadikan alat politik apalagi hanya untuk alat kampanye). Bagaimanakah duduk masalah sebenarnya? Read more >>>

1 June 2009 at 23:24 1 comment

UMAT MENANYAKAN: MANA CAPRES-CAWAPRES DARI PARTAI ISLAM ?

(Tatkala umat Islam bertanya, yang mana itu Capres-Cawapresnya Partai Islam, maka jawaban formalnya adalah ‘SBY-Budiono’, karena mereka secara resmi dicalonkan oleh Partai-Partai Islam. Namun apa jawaban ideologis dari pertanyaan itu?????)

Seusai pemilu legislatif April lalu dan setelah melihat hasil ‘quick count’ tentang perolehan Partai Islam, banyak sekali komentar dan analisis tentang perolehan tersebut. Bahkan pakar politik luar negeripun heran mengapa negeri yang mayoritasnya muslim ternyata dukungan terhadap Partai Islam hanya sedikit. Salah satu artikel Azyumardi Azra di media mengulas juga hal tersebut. Seorang tokoh Islam lain juga mengirim saya sms terkait itu, mungkin setelah membaca artikel di blog saya yang berjudul “Mengapa Partai Islam Kalah Dalam Pemilu 2009”. Dialog saya melalui sms untuk itu sudah saya muat di blog ini pada ‘Brief Notes”. Read more >>>

24 May 2009 at 12:26 3 comments

Older Posts Newer Posts


"tatkala mayoritas penduduk maju, maka minoritas terikut maju (TIDAK SEBALIKNYA), dan negara pun menjadi kokoh-kuat..."

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 63 other followers

Recent Posts

Archives

Calendar

June 2020
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Stats

  • 132,558 hits

Feeds