Posts tagged ‘presiden’

SPONTANEOUS RESPONSE TO PRESIDENT OBAMA’S SPEECH AT CAIRO UNIVERSITY, TODAY, JUNE 4, 2009 (With Wishes to Reach to the US President)

Comment on Mutual Respect among Religion

It is not difficult to be tolerance to others who have difference religion in terms of spiritual believe and ritual ceremony. However, it becomes crucial when it comes to social-political dimension of life, e.g. economic, cultural, and political policies. (more…)

Advertisements

5 June 2009 at 00:45 2 comments

KAITAN ANTARA JILBAB DENGAN PERBAIKAN EKONOMI, PENDIDIKAN, KESEHATAN MASYARAKAT

Dalam tiga hari terakhir ini saya selalu mendapat sms dari orang yang berbeda yang mengomentari  berita di sebuah Majalah Mingguan ternama di Indonesia yang memuat hasil wawancara wartawannya dengan seorang Pimpinan Utama Partai Islam tentang Jilbab yang di kenakan isteri Capres-  Cawapres yang sedang bersaing dalam Pilpres bulan depan. Dalam sms itu disebutkan bahwa bahwa si Tokoh Partai Islam ditulis di majalah mingguan tersebut telah menyatakan sebagai berikut: “Apa kalau istrerinya berjilbab lalu masalah ekonomi selesai? Apa pendidikan, kesehatan jadi lebih baik? Soal selembar kain saja kok dirisaukan”. Karena saya kenal pada Tokoh Partai Islam tadi maka saya teruskan sms tersebut dengan sekaligus juga menanyakan apa betul begitu wawancaranya. Alhamdulillah beliau segera menjawab sms saya sebagai berikut: “Itu diplintir, lalu di-bumbu2in, di sms disebar…. (more…)

3 June 2009 at 22:20 4 comments

ISU JILBAB DAN POSISI AGAMA DALAM PILPRES 2009

Jawa Pos, Sabtu 30 Mei 2009 memuat satu judul “Demokrat Protes Politisasi Agama”. Di dalamnya dibahas tentang isu jilbab yang akhir-akhir ini mencuat terkait dengan pilpres. Seperti banyak diketahui bahwa salah satu daya tarik yang muncul dalam pengenalan capres cawapres yang sedang berlangsung adalah telah berjilbabnya istri Capres Jusuf Kalla dan istri Cawapres Wiranto, dibandingkan dengan cara berpakaian istri SBY-Budiono, dan bahkan juga Capres Megawati. Diberitakan pula cara berpakaian tersebut nampaknya menambah daya tarik terhadap  JK-Wir di mana dari hasil polling sementara menunjukkan tingkat kepopuleran JK-Wir menaik tajam. Fakta itulah yang lalu menjadi pekerjaaan rumah baru bagi tim sukses SBY-Bud dan mereka kemudian bereaksi. Khusus untuk merespon fenomena tersebut bahkan kubu Demokrat menggelar konferensi pers di mana seorang tokoh utamanya membuat pernyataan terkait dengan agama, antara lain menyebutkan bahwa  agama harus ditempatkan dalam posisi terhormat (jangan memolitisasi agama, jangan dijadikan alat politik apalagi hanya untuk alat kampanye). Bagaimanakah duduk masalah sebenarnya? Read more >>>

1 June 2009 at 23:24 1 comment

UMAT MENANYAKAN: MANA CAPRES-CAWAPRES DARI PARTAI ISLAM ?

(Tatkala umat Islam bertanya, yang mana itu Capres-Cawapresnya Partai Islam, maka jawaban formalnya adalah ‘SBY-Budiono’, karena mereka secara resmi dicalonkan oleh Partai-Partai Islam. Namun apa jawaban ideologis dari pertanyaan itu?????)

Seusai pemilu legislatif April lalu dan setelah melihat hasil ‘quick count’ tentang perolehan Partai Islam, banyak sekali komentar dan analisis tentang perolehan tersebut. Bahkan pakar politik luar negeripun heran mengapa negeri yang mayoritasnya muslim ternyata dukungan terhadap Partai Islam hanya sedikit. Salah satu artikel Azyumardi Azra di media mengulas juga hal tersebut. Seorang tokoh Islam lain juga mengirim saya sms terkait itu, mungkin setelah membaca artikel di blog saya yang berjudul “Mengapa Partai Islam Kalah Dalam Pemilu 2009”. Dialog saya melalui sms untuk itu sudah saya muat di blog ini pada ‘Brief Notes”. Read more >>>

24 May 2009 at 12:26 3 comments

EKONOMI NEO-LIBERAL DAN KERAKYATAN: Manakah Perbedaan Sisi Kebijakan Operasionalnya?

  1. Menjelang pemilihan Presiden Juli nanti sekarang ini banyak sekali diskusi tentang Ekonomi Neo-Liberal dan Ekonomi Kerakyatan. Lalu muncul ‘orang2 Islam’ ikut mengulasnya dan menjadilah mereka tokoh-tokoh ekonomi makro bertaraf nasional dan internasional. Koran dan TVpun yang dipimpin oleh orang Islam ramai pula memuatnya. Mereka (orang-orang Islam yang menjadi penulis dan pemilik koran-TV)  terjebak secara langsung atau tidak (memang sengaja atau terlena) menjadi pakar  sekuler karena sama sekali tidak menyinggung tuntunan al Qur’an dan Sunnah Nabi dalam membahas ekonomi nasional yang amat penting itu. Oleh pilihan mereka tersebut maka umat Islam yang awam di negeri ini lalu tidak tahu sama sekali adanya tuntunan Islam tentang masalah sosial-kenegaraan, khususnya bidang ekonomi. Umat terdidik untuk memahami bahwa Islam itu hanya menyangkut tuntunan Ibadah Ritual dan sedikit akhlak saja. Salahkah rakyat muslim di negeri ini jika kemudian memilih partai sekuler dan tidak memilih partai Islam di pemilu legislatif bulan lalu? (lihat artikel sebelumnya dan comments di brief-notes). Atau memang begitu skenario globalnya. Read more >>>

21 May 2009 at 12:06 2 comments

Newer Posts


"tatkala mayoritas penduduk maju, maka minoritas terikut maju (TIDAK SEBALIKNYA), dan negara pun menjadi kokoh-kuat..."

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 54 other followers

Recent Posts

Archives

Calendar

December 2018
M T W T F S S
« Sep    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Stats

  • 115,931 hits

Feeds