Posts tagged ‘ulama’

KEUNGGULAM PEMERINTAHAN SYAR’I TERHADAP PEMERINTAHAN SEKULER

Fuad Amsyari PhD

 I. RASIONAL SYARIAT ISLAM MEMBAWA KESEJAHTERAAN BANGSA-NEGARA

 Dalam dunia Islam  ada dua pendekatan yang bisa memberi penjelasan akan suatu tesis dalam kehidupan, yakni pendekatan Naqliah dan Aqliyah. Dalil Naqliah adalah pendekatan melalui text nash al Qur’an dan Sunnah Nabi tentang suatu masalah di mana substansinya memberi keyakinan pada umat Islam akan kebenaran tentang tesis tersebut. Sedangkan pendekatan Aqliyah adalah upaya manusiawi untuk memberikan penjelasan secara empiris apakah Pemerintahan Syar’i lebih unggul dari Pemerintahan Non-Syar’i (Sekuler). (more…)

Advertisements

14 March 2015 at 19:51 Leave a comment

CIRI DAN UJUNG BANGSA-NEGARA SEKULER (Analisis Kualitatif terhadap Masa Depan)

Fuad Amsyari, PhD, Caleg DPR RI dari PBB

(Silahkan ikuti twitter: @f_amsyari)

Makna SEKULER terkait dengan kehidupan berbangsa-bernegara berarti pengelolaan bangsa-negara itu murni oleh ide-kreatifitas manusia, tanpa melibatkan secara formal tuntunan agama yang terkait masalah kenegaraan  (misalnya: hukum pidana yang diberlakukan, perilaku  ekonomi makro, budaya nasional, pendidikan, kriteria yang boleh menjadi pemimpin, dan aspek poleksosbudhankam lainnya). Tuntunan agama tentang kenegaraan tersebut diabaikan bahkan secara formal dilarang untuk diterapkan (lihat konstitusi Turki pasca Kemal Attaturk sampai sekarang). Ringkasnya bahwa SEKULER BERARTI MENOLAK TUNTUNAN TUHAN TERKAIT PENGURUSAN NEGARA. Perilaku negara lalu bergerak tanpa tuntunan tuhan, menolak panduan tuhan, alias KAFIR dalam berbangsa-bernegara, walau di negeri itu banyak penduduk beragama, walau negeri itu dipimpin oleh seorang yang beragama. Dalam kaitannya dengan agama Islam yang memiliki tuntunan tentang bagaimana seharusnya sebuah negara dikelola maka kondisi SEKULER itu menjadi sebuah malapetaka luar biasa. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’uun. Astaghfirullah. (more…)

14 December 2013 at 07:51 Leave a comment

MENAKAR DENGAN BENAR CALON PRESIDEN RI PENYELAMAT NEGERI

Mulai sekitar pertengahan tahun ini dan rasanya akan terus berkelanjutan, media ramai menayangkan hasil-hasil survey beserta analisisnya tentang sosok  Pemimpin/Presiden negeri ini di masa mendatang, setelah SBY tidak lagi bisa dipilih menjadi Presiden RI dalam pilpres 2014 karena ketentuan UUD. Lembaga2 survey sepertinya berlomba  menampilkan hasil-hasil surveynya tokoh mana yang kiranya akan menjadi Presiden RI. Survey mereka umumnya  dilakukan melalui pertanyaan pada sampel penduduk siapa yang akan mereka pilih atau siapa yang menurut mereka layak menjadi Presiden RI. Dengan metoda seperti itu maka jelas akan dihasilkan figur yang ‘populer’ saat ini, sering nampang di media, karena rakyat kenalnya memang figur yang itu itu belaka. Tentu survey seperti itu yang hasilnya kemudian ditayangkan luas di media akan semakin membuat figur-figur yang sama kian berkibar, mungkin urutannya saja yang berganti-ganti. Jelas dari model pencarian semacam ini  tidak akan ditemukan figur yang benar-benar berkualitas tinggi untuk menyelamatkan bangsa-negara. Seharusnya uang tidak perlu dibelanjakan untuk pencarian figur penyelamat bangsa melalui bentuk survey di atas. (more…)

12 December 2012 at 16:41 Leave a comment

RESPON SALAH TERHADAP KRISIS BANGSA, Lari dari Politik, Menyibukkan Diri pada Prestasi Amal Sosial-Kemasyarakatan dan atau Iptek-Akademik Belaka

Indonesia lagi dilanda permasalahan politik yang berakibat terjadinya berbagai krisis nasional. Jelas dipaparkan di banyak media adanya krisis ekonomi dengan kemiskinan luarbiasa melanda mayoritas bangsa namun sekaligus  dipameri kemewahan yang tidak masuk akal sehat oleh beberapa  pejabat negara maupun penguasaha. Krisis hukum dengan bertebarnya praktek ketidakadilan seperti antara lain pemetik tanaman tetangga masuk  tahanan sedang koruptor dan penipu uang negara triliunan bebas berkeliaran, mafia peradilan,  praktek suap dan gratifikasi yang melanda kalangan hakim-jaksa-polisi-pengacara yang seharusnya menjadi figur percontohan dalam mengemban misi penegakan hukum. Krisis akhlak dengan maraknya pornografi, kemaksiatan yang dilakukan bukan hanya oleh orang biasa tapi juga oleh yang dianggap tokoh masyarakat, belum lagi tindak kriminalitas yang mengerikan seperti pembunuhan sadis, pemerkosaan brutal. Politik jelas sekali rusaknya seperti adanya  krisis kepemimpinan nasional dan daerah, baik eksekutif-legislatif-yudikatif, praktek money politik, dan intimidasi politik. Kebohongan publik dan tidak tegas atau lemah dalam membuat keputusan begitu gencar menjadi pemberitaan, juga ketidakpekaan pada kenyataan hidup rakyat yang dipimpinnya dalam bentuk menuntut gaji besar dan fasilitas luar biasa, yang walau sudah dipenuhi tapi masih juga banyak yang korup. Ujungnya banyak keputusan yang dibuat penguasa ternyata merugikan kepentingan bangsa-negara, menguntungkan kepentingan asing. Rakyatpun kian menderita dan kekayaan tanah airpun kian terkuras. Astaghfirullah. (more…)

11 July 2011 at 13:48 Leave a comment

‘ELITE UMAT’ MENIKMATI HIDUP NYAMAN DALAM SISTEM SEKULER, TOKOH ISLAM LAIN DIBUAT SIBUK MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUP KARENA TERMISKINKAN. Maka ‘Islam Politik’ pun Terbengkelai, berakibat Umat dan Bangsa Kian Terpuruk

Dalam sejarah Islam mudah didapatkan fakta bahwa agama Islam mampu menghantar umat dan rakyat negeri dalam kondisi aman-maju-sejahtera, menebar kedamaian dan kesejahteraan dunia. Ilmu Pengetahuan berkembang pesat untuk kemanusiaan (tanpa ada praktek ‘hak paten’ demi kepentingan bisnis), dan seni-budaya tumbuh subur membawa rasa keindahan dan keluhuran budi serta ketaatan dalam beriman, bukan membawa pornografi, mengumbar nafsu kebinatangan, dan vulgarisasi masyarakat. Semua itu terjadi karena ELITE UMAT berhasil mengetrapkan ISLAM POLITIK, sehingga Negara dikelola secara Islami, bukan cara Sekuler (Kapiltalistik atau Sosialis-Komunistik).

Agama Islam tidak sekedar mengajarkan Ritual dan Akhlak individu namun juga mengajarkan bagaimana mengelola Masyarakat-Bangsa-Negara dengan hukum dan kebijakan poleksosbudhankamnya sehingga mampu melindungi dan menyejahterakan rakyat yang plural. Rasulullah bersama Elite umat di masa beliau (Abubakar, Umar, Usman, Ali, dan lainnya) berhasil mengetrapkan ajaran Islam secara utuh, yang dengan tuntunan Islam Politiknya berhasil menjadi Pengelola Negara Madina dan membawa negeri yang semula hanya sebuah noktah di padang pasir  menjadi mercusuar dunia. Elite umatlah yang seharusnya mengusung Islam Politik itu demi kebaikan bagi umat dan rakyat  Negara yang plural (Rakyat Madina itu plural). Bagaimana perilaku elite umat Islam masa kini, di negeri muslim dengan penduduk muslim lebih dari 200 juta, namun terus saja terbelakang kondisi umat dan rakyatnya walau sudah merdeka lebih dari 65 tahun? (more…)

10 June 2011 at 14:25 1 comment

REFLEKSI TAHUN 2010

Menjelang akhir 2010 menuju 2011 banyak orang memberi refleksi tahunan. Ada yang memuji karena Negara ini aman dan ekonomi membaik dengan pertumbuhan ekonomi yang lumayan, ada yang hanya setengah puas karena juga mengemukakan berbagai permasalahan bangsa yang mengecewakan mulai hal enteng sepakbola yang gagal menang sampai yang berat seperti kasus century dan korupsi yang tidak kunjung selesai. Tapi juga ada yang kecewa berat dengan berbagai ungkapan karena melihat negeri ini masih saja menjadi Negara lemah, kemiskinan masih tinggi, akhlak bangsa semakin rusak, citra di luar negeri yang rendah oleh kasus TKI-TKW, cara menyelesaikan sengketa perbatasan dengan Negara tetangga, sumberdaya alam makin terkuras, hutang makin tinggi, dst. Prestasi-prestasi yang diungkapkan tersebut, yang baik maupun yang buruk, tidak terlepas dari peran siapa pengendali pengelolaan Negara yang sudah diberi mandat berkuasa. Kebijakan-kebijakan pemegang kekuasaanlah yang membuat terjadinya berbagai dinamika sosial (baik maupun buruk) di Indonesia tersebut.

Bagaimana anda, silahkan dipilih berada di fihak yang mana, atau tidak tertarik untuk ikut-ikutan? (more…)

3 January 2011 at 16:37 2 comments

DAKWAH DI INDONESIA, Ulama-Ustad Merajut di ‘Siang Hari’ tapi Diurai Orang di ‘Malam Hari’?

Sepertinya semua Ulama, Kyai, Muballigh, Da’i, dan Ustad telah melakukan dakwah Islamiyah di negeri ini dengan sungguh-sungguh. Tapi benarkah usaha keras itu mencapai harapan yang terpateri di sanubari mereka sebagai pejuang Islam? Sepertinya masih jauh panggang dari api. Nampaknya dakwah oleh para pejuang Islam di negeri ini menemui sandungan berat. Apa itu, dan oleh siapa?

Read more >>>

6 October 2010 at 18:46 1 comment

Older Posts


"tatkala mayoritas penduduk maju, maka minoritas terikut maju (TIDAK SEBALIKNYA), dan negara pun menjadi kokoh-kuat..."

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 51 other followers

Recent Posts

Archives

Calendar

December 2017
M T W T F S S
« Oct    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Stats

  • 95,722 hits

Feeds