Posts tagged ‘pluralitas’

‘ELITE UMAT’ MENIKMATI HIDUP NYAMAN DALAM SISTEM SEKULER, TOKOH ISLAM LAIN DIBUAT SIBUK MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUP KARENA TERMISKINKAN. Maka ‘Islam Politik’ pun Terbengkelai, berakibat Umat dan Bangsa Kian Terpuruk

Dalam sejarah Islam mudah didapatkan fakta bahwa agama Islam mampu menghantar umat dan rakyat negeri dalam kondisi aman-maju-sejahtera, menebar kedamaian dan kesejahteraan dunia. Ilmu Pengetahuan berkembang pesat untuk kemanusiaan (tanpa ada praktek ‘hak paten’ demi kepentingan bisnis), dan seni-budaya tumbuh subur membawa rasa keindahan dan keluhuran budi serta ketaatan dalam beriman, bukan membawa pornografi, mengumbar nafsu kebinatangan, dan vulgarisasi masyarakat. Semua itu terjadi karena ELITE UMAT berhasil mengetrapkan ISLAM POLITIK, sehingga Negara dikelola secara Islami, bukan cara Sekuler (Kapiltalistik atau Sosialis-Komunistik).

Agama Islam tidak sekedar mengajarkan Ritual dan Akhlak individu namun juga mengajarkan bagaimana mengelola Masyarakat-Bangsa-Negara dengan hukum dan kebijakan poleksosbudhankamnya sehingga mampu melindungi dan menyejahterakan rakyat yang plural. Rasulullah bersama Elite umat di masa beliau (Abubakar, Umar, Usman, Ali, dan lainnya) berhasil mengetrapkan ajaran Islam secara utuh, yang dengan tuntunan Islam Politiknya berhasil menjadi Pengelola Negara Madina dan membawa negeri yang semula hanya sebuah noktah di padang pasir  menjadi mercusuar dunia. Elite umatlah yang seharusnya mengusung Islam Politik itu demi kebaikan bagi umat dan rakyat  Negara yang plural (Rakyat Madina itu plural). Bagaimana perilaku elite umat Islam masa kini, di negeri muslim dengan penduduk muslim lebih dari 200 juta, namun terus saja terbelakang kondisi umat dan rakyatnya walau sudah merdeka lebih dari 65 tahun? (more…)

10 June 2011 at 14:25 1 comment

DIALOG ANTAR AGAMA, Sebuah Program (Mencari Cara Merukunkan Bangsa) atau sekedar ‘Proyek’ (untuk Mendapat ’Dana’ dan Popularitas)?

Sepertinya ’Dialog Antar Agama (DAA)’ kini sedang naik daun di Indonesia, apalagi dipioniri dan melibatkan oleh tokoh Pimpinan atau mantan Pimpinan Ormas Besar Islam di negeri ini, yakni NU dan Muhammadiyah. Apa saja hasilnya? Rasanya umat masih belum merasakan hasilnya, tapi bagi para penyelenggara forum itu minimal sudah mendapat hadiah popularitas karena selalu dimuat di media masa. Sayang media masa tidak banyak memberitakan apa saja hasil dialog antar agama tersebut, bermanfaat atau tidak bagi rakyat. Bahkan DAA yang dilakukan dengan fihak luar-negeri seperti Eropa (al.Yunani), Asia (al. Yordania), atau yang sebentar lagi diadakan dengan Afrika (Ethiopia), tentunya melibatkan perwakilan negeri yang terlibat dengan biaya yang tidak sedikit. Fakta nyata yang ada: agama Islam masih saja dihinakan Nabinya, dihujat Kitab Sucinya, di hancur-lantakkan negerinya (ingat Iraq yang kemarin dulu dan Libya yang sekarang sedang berlangsung). Lihat artikel sebelum ini di blog yang sama. Itukah hasil DAA yang digandrungi sebagian Tokoh Islam negeri ini? (more…)

22 April 2011 at 11:17 1 comment

Strategy to Deactivate Huntington Thesis on Clash of Civilization between Moslems and Western Society, RATIONAL ACTIONS TO BE IMPLEMENTED TO MAKE A PEACEFUL WORLD

It is factual that a lot of international crisis is caused by conflict between Moslems (in particular from Middle East) and Non-Moslem people (in particular from Western Countries). Thousands of deaths and millions of human sufferings has been happening caused by such crisis. Countries mainly suffered directly within the crisis are Palestinian, Afghanistan, Iraq, Pakistan, Israel, and Iran. US Government policy has certainly been playing major roles toward either the conflicts subdued or worsened with more serious impact on world peace in coming future.

Close to President Obama visit to Indonesia, a Moslem Country, I have been inspired to write on such a subject with hope to be beneficial in reducing the global conflicts in near future, focusing on measures necessary to be considered and materialized by US Government lead by President Obama.

Read more >>>

8 November 2010 at 10:45 1 comment

Tatkala Sentimen Anti Imigran Muslim Merebak di Barat, MUSLIM INDONESIA PENDUKUNG MULTIKULTURALISME-PLURALISME MESTINYA KEMBALI KE SYARIAT KENEGARAAN AGAMANYA

Headline Republika 12 Oktober 2010 benar-benar menjadi pukulan telak bagi penganut faham multikulturalisme di Indonesia. Dalam era reformasi Pendukung faham ini sepertinya lagi naik daun oleh promosi sepertinya ada kecintaan tidak terbatas pada sesama, kesamaan hak setiap warga-negara, kebebasan mengekspresikan  keinginannya yang dijamin negara,  dan tidak terbelenggu oleh ‘adanya’ kekangan ajaran agama dalam kehidupan sosial-kemasyarakatan. Agama tidak lagi diperlukan dalam membimbing manusia terkait urusan berkomunikasi antar sesamanya, dan harus diganti oleh faham kebebasan berpendapat, berekspresi, dan berperilaku dalam lindungan negara. Mereka berkiblat pada masyarakat Eropah dan Amerika Serikat. Benarkah itu yang terjadi di negara Barat sana??

Read more >>>

16 October 2010 at 21:35 3 comments

KERUKUNAN DI INDONESIA JADI MODEL (Suatu Fakta atau Harapan atau Rekayasa?)

‘KERUKUNAN DI INDONESIA JADI MODEL’ demikian judul  tulisan-berita di Republika, 1 Desember 2009 halaman 12. Dengan membaca judulnya rasanya semua orang menjadi senang, siapa yang tidak bangga menjadi model kerukunan, namun jika dibaca isinya baru nampak ada sesuatu yang ‘aneh’ di dalamnya. Adakah yang salah dengan judul itu? Jawabannya  amat mudah: fakta kehidupan di Indonesia saat ini memang tidak begitu, secara internal saja kerukunan masih jauh dari ideal, apalagi  jika disebut sebagai model kerukunan untuk dunia. Banyak negara di dunia yang masyarakatnya lebih rukun sehingga lebih layak menjadi model.

Read more>>>

2 December 2009 at 22:19 2 comments

SHARIAH LAW, HUMAN RIGHTS, AND PANCASILA

This morning, November 2nd 2009, to my surprise I got a call from Kuala Lumpur. She asked me whether I am Fuad Amsyari from ‘FA-Center for Moslem Society Empowerment’. When I confirmed, she introduced herself from Al Jazeera and liked to discuss about Islam and shariah law with me. She said that it will be just a kind of ‘chatting’ by phone. I agreed and made an appointment sometime at the afternoon.

She called back and then we started the ‘chatting’. As I have to respond her correctly during the discussion, at first I clarified  whether she is a Moslem, she said no. (more…)

2 November 2009 at 19:56 3 comments

PERLUKAH HARI RAYA ISLAM ITU SERAGAM HARINYA?

Tahun ini Iedul Fithrie di Indonesia ‘umumnya’ dirayakan Ahad, 20 September 2009. NU dan Muhammadiyah sepakat dan melakukan shalat Ied pada hari yang sama. Suasana menjadi semarak dan nampak rukun-akrab penuh ukhuwah antara sesama muslim. Suasana itu jelas berbeda pada Iedul Fithrie tahun lalu yang tidak sama harinya antara warga NU dan Muhammadiyah. Namun memang benarkah semua umat Islam Indonesia merayakan Iedul Fithrie tahun ini pada hari Ahad 20 Serpetember itu? Tidak juga!! Sebagian (‘walau sedikit’) umat Islam ada yang merayakan hari raya itu Saptu 19 September, juga ada yang Senin 21 September, dan bahkan ada yang Rabo 22 September. Lho kok bisa? (more…)

26 September 2009 at 09:36 4 comments

ISU JILBAB DAN POSISI AGAMA DALAM PILPRES 2009

Jawa Pos, Sabtu 30 Mei 2009 memuat satu judul “Demokrat Protes Politisasi Agama”. Di dalamnya dibahas tentang isu jilbab yang akhir-akhir ini mencuat terkait dengan pilpres. Seperti banyak diketahui bahwa salah satu daya tarik yang muncul dalam pengenalan capres cawapres yang sedang berlangsung adalah telah berjilbabnya istri Capres Jusuf Kalla dan istri Cawapres Wiranto, dibandingkan dengan cara berpakaian istri SBY-Budiono, dan bahkan juga Capres Megawati. Diberitakan pula cara berpakaian tersebut nampaknya menambah daya tarik terhadap  JK-Wir di mana dari hasil polling sementara menunjukkan tingkat kepopuleran JK-Wir menaik tajam. Fakta itulah yang lalu menjadi pekerjaaan rumah baru bagi tim sukses SBY-Bud dan mereka kemudian bereaksi. Khusus untuk merespon fenomena tersebut bahkan kubu Demokrat menggelar konferensi pers di mana seorang tokoh utamanya membuat pernyataan terkait dengan agama, antara lain menyebutkan bahwa  agama harus ditempatkan dalam posisi terhormat (jangan memolitisasi agama, jangan dijadikan alat politik apalagi hanya untuk alat kampanye). Bagaimanakah duduk masalah sebenarnya? Read more >>>

1 June 2009 at 23:24 1 comment

AREA APA YANG TIDAK DISENTUH DALAM DIALOG ANTAR AGAMA, (“Clash of Civilization” Huntington Menjadi Keniscayaan?)

DIALOG AGAMA DAN TEORI HUNTINGTON

Polemik terhadap tesis Samuel Huntington tentang adanya benturan peradaban antara Islam dan Barat (yang mewakili Kristen: Katholik maupun Protestan) setelah tumbangnya Komunisme terus bergulir, ada yang pro dan ada yang kontra (tesis itu salah, tidak ada benturan peradaban antara Islam dan Barat). Banyak upaya sadar yang sengaja diprogram untuk menggugurkan tesis tersebut dengan cara antara lain mengadakan dialog antar agama. Upaya seperti itu terasa amat menyolok  terjadi di Indonesia, bahkan banyak diprakarsai oleh ormas Islam di samping oleh lsm-lsm yang bermacam-macam. Memang menarik untuk dianalisis mengapa justru di Indonesia program dialog seperti itu marak sekali, bahkan sepertinya saling berlomba berebut predikat penggagas dan pioner.

Mungkin oleh aktifnya acara-acara dialog antar agama tersebut maka umat Islam Indonesia sering mendapat pujian asing, disebut sebagai umat Islam yang toleran, moderat, dan ideal. Terakhir, dalam konferensi bertema  “Unity in Diversity, The Culture of Coexistence in Indonesia” hasil kerjasama antara Indonesia dan Italia yang diselenggarakan di Roma 5 Maret 2009 tercatatlah pujian baru: “Indonesia Model Masyarakat Plural” atau lebih keren lagi “Indonesia, Simbol Penting Dunia Islam”. Hancurlah tesis Huntington oleh  gerakan para tokoh Islam Indonesia. Benarkah?
Read more >>>

10 March 2009 at 06:58 2 comments

Adakah Politik Anti-Syariat di balik Isu Kemajemukan Agama di Indonesia?

Pluralitas Agama ataukah Mayoritas Muslim

Mengapa kini makin marak saja isu adanya pluralitas agama di Indonesia padahal di negeri ini sejak dalam masa penjajahan oleh bangsa Belanda yang Protestan dan diteruskan oleh penjajahan Jepang yang menganut Budha dan Kong Hu Cu itu sudah ada kemajemukan agama. Mana pula yang lebih relevan dibicarakan dalam kaitannya dengan upaya membangun bangsa-negara Indonesia untuk menjadi bangsa-negara yang maju dalam percaturan internasional, isu pluralitas agama atau isu Islam sebagai agama yang dipeluk oleh mayoritas  penduduk di Indonesia?

Sejak dahulu kala, bukan di era reformasi ini saja telah ada pluralitas agama di Indonesia. Bahkan tidak ada satupun negara di dunia yang warga negaranya hanya memeluk satu agama, tidak pula di negara Madinah masa Rasulullah di mana di sana juga ada Yahudi dan Nasrani/Kristen. Tapi kemudian mengapa sepertinya di Indonesia ini, khususnya mulai  di masa Orde Baru lalu dan berlanjut di era reformasi sekarang ini ada histeria bahwa di negeri ini ada pluralitas agama (baca: tidak hanya orang Islam saja). Mengapa pula sepertinya Islam sebagai agama yang dipeluk oleh mayoritas penduduk di negeri ini tidak menjadi isu sosial politik, bahkan nampak ingin ditenggelamkan. Mengapa ada upaya untuk tidak menonjolkan bahwa strukrur sosial bangsa ini didominasi oleh muslim (sekitar 90%), sedang pemeluk agama lain, seperti Katholik, Protestan, Budha, Hindu, Kong Hu Cu membagi sekitar 10% sisanya? Bukankah proporsi seperti itu lebih layak diungkapkan, dikemukakan, dan ditonjolkan sewaktu bangsa ini sedang berupaya mencari strategi pembangunan yang efektif bisa menghantar bangsa  menjadi bangsa yang besar? Mengapa pula ada upaya sistematis untuk meyakinkan semua orang di Indonesia (baca: umat Islamnya) bahwa faktor mayoritas agama itu tidak penting untuk diperhitungkan dalam proses pengelolaan bangsa dan negara.
Read more >>>

21 February 2009 at 08:15 3 comments


"tatkala mayoritas penduduk maju, maka minoritas terikut maju (TIDAK SEBALIKNYA), dan negara pun menjadi kokoh-kuat..."

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 62 other followers

Recent Posts

Archives

Calendar

July 2020
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Stats

  • 132,945 hits

Feeds